Dubes Saudi: Ada yang Ingin Hancurkan Hubungan Saya dengan NU

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia Osama bin Mohammed Abdullah al-Shuaibi menyatakan bahwa ada pihak-pihak yang berusaha merusak hubungan antara dirinya dengan Nahdlatul ‘Ulama (NU).

Hal itu ia sampaikan kepada Yenny Wahid saat menghadiri “Forum for Promoting Peace in Muslim Societies”, yang diselenggarakan di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, pada Ahad (9/12). rekaman audio yang berisi pesan tersebut diposting oleh Rais Syuriyah Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Tiongkok Imron Rosyadi Hamid melalui akun Facebook miliknya, Senin (10/12).

“Seseorang mencoba menghancurkan hubungan baik antara saya dan Nahdlatul ‘Ulama, antara saya dengan rakyat Indonesia,” kata Osama dengan menggunakan bahasa Inggris dalam rekaman itu.

Dengan bersumpah, Osama menyatakan kepada putri Gus Dur itu bahwa ia cinta masyarakat Indonesia, menghargai NU, Muhammadiyah, dan organisasi Islam lainnya.

“Demi Allah saya cinta masyarakat Indonesia. Saya juga menghargai NU dan Muhammadiyah, dan semua organisasi Islam,” tutur Osama.

Oleh karena itu, ia menyampaikan salam kepada bangsa Indonesia dan berjanji akan menyelesaikan permasalahan yang menyangkutnya dirinya usai kembali dari negeri asalnya.

“Insya Allah saya akan kembali minggu depan untuk menyelesaikan semuanya,” pungkasnya.

Sebelumnya, hubungan NU dan Osama memanas setelah diplomat dari Saudi itu menyampaikan Tweet mengenai ‘bendera tauhid dibakar oleh organisasi sesat’. Kicauan itu sudah dihapus di linimasa Twitter, namun sempat di-capture oleh pihak NU dan disebarkan ulang. Kemudian muncul protes keras dari pihak Banser dan NU sebagai organisasi induk atas tweet Osama tersebut. (SU05)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Ghazwul Fikri dan Media

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Cerita Hamzah Izzulhaq, Pengusaha di Bidang Pendidikan Yang Sukses di Usia Muda

Meski terbilang sukses di usia muda, nyatanya perjuangan Hamzah Izzulhaq tidaklah mudah.