Dua Nelayan Hilang di Kupang Belum Ditemukan

KUPANG, SERUJI.CO.ID – Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kupang, Nusa Tenggara Timur, Emi Friezer mengatakan dua nelayan yang hilang dalam musibah tenggelamnya kapal motor Helong 04 di Perairan Bisolo, Kecamatan Fatuleu Barat, Kabupaten Kupang masih belum ditemukan.

“Dalam operasi pencarian hari kedua dilakukan tim Basarnas bersama potensi SAR di daerah itu masih belum menemukan kedua korban yang hilang,” kata Emi Friezer, dilansir dari Antara, di Kupang, Rabu (10/7) sore.

Dua penumpang KM Helong 04 yang belum ditemukan yaitu Veki Mbori (26) dan Adi Papa Mesah (30) keduanya merupakan warga Tanah Merah Oebelo.

Menurutnya, operasi pencarian terhadap kedua korban yang belum ditemukan itu masih dilakukan di sekitar lokasi kejadian dengan melibatkan tim SAR dari Basarnas, BPBD Kabupaten Kupang, TNI AL, Polsek Fatuleu, serta TNI AD dan warga Desa Tuakau serta tim medis dari Kabupaten Kupang.

Dalam peristiwa itu empat penumpang berhasil selamat yaitu Steven Henuk (52), Yefri Henuk (24), Jun Mesah (24) dan satu-satunya penumpang yang masih berusia di bawah umur yakni Fajar Henuk (8) turut selamat dalam musibah itu.

Keempat korban yang berhasil menyelamatkan diri itu sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Naibonat namun sejak Ramu sudah diizinkan pulang oleh pihak rumah sakit setempat.

Menurut Emi Friezer, operasi pencarian kedua korban akan dilanjutkan tim Basarnas pada Kamis (11/7) dengan lokasi pencarian di kawasan Pantai Bisolo dan Perairan Teluk Kupang.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Tragedi Lion Air JT-610: Momentum Peningkatan Kesadaran Hukum Keselamatan Penerbangan

Hasil penelitian penyebab kecelakaan penerbangan yang dilakukan Komisi Nasional Kecelakaan Transportasi (KNKT) hanya merupakan masukan secara tertutup kepada Pemerintah sebagai bahan evaluasi untuk pencegahan antisipasi agar tidak terulang lagi penyebab kecelakaan yang sama.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Kemcer Di Curug Cipeteuy

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi