DPR Minta Kominfo Panggil Provider Cegah Pornografi

0
53
Fadli Zon
Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon. (foto:Istimewa)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Wakil Ketua DPR Fadli Zon meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika memanggil para penyedia jasa atau provider telekomunikasi untuk mencegah penyebaran konten pornografi ke pengguna WhatsApp baik di Android maupun IOS.

“Seharusnya Kementerian Kominfo bisa mengundang seluruh ‘provider’ dan melihat aplikasi Whatsapp ini sejauh mana bisa mencegah konten pornografi,” kata Fadli di Gedung Nusantara III, Jakarta, Senin (6/11).

Menurut Fadli, ada satu cara bagaimana konten pornografi di aplikasi telepon pintar bisa dicegah, yaitu provider telekomunikasi harus bisa ikut mendukung agar tidak ada penyebaran konten porno melalui WA.

Loading...

Dia mendorong provider bisa ikut menangkal sehingga konten pornografi tidak menjadi virus karena nanti bisa ditiru dan menjadi modus menyebarkan konten serupa.

“Menurut saya aplikasi Whatsapp itu sangat bermanfaat bagi masyarakat, karena hampir semua kita menggunakannya di Indonesia jadi tidak perlu ditutup. Khusus menyangkut konten porno bisa dicegahlah melalui provider dan ada caranya pasti,” ujarnya.

Fadli mengatakan dari dahulu DPR mendesak Kementerian Kominfo untuk menindak tegas akun maupun pihak-pihak yang menyebarkan serta menyediakan konten pornografi.

Dia menilai seharusnya konten-konten seperti itu bisa dicegah sehingga tidak menyebar kemana-mana seperti virus.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Almasyhari merasa prihatin dengan GIF atau format animasi sederhana yang memuat konten asusila atau pornografi yang bisa diakses oleh para pengguna WhatsApp di Android maupun IOS.

“Menkominfo harus segera memblokir konten WA yang terkait konten porno yang terdapat dalam aplikasi GIFnya,” kata Abdul Kharis.

Politisi PKS itu mengatakan GIF yang berisi konten asusila itu tersembunyi di balik “search”, alias pengguna perlu mencari jika menginginkan GIF tertentu.

Menurut dia sangat berbahaya tidak ada filter atau batasan untuk menggunakan aplikasi GIF tersebut, sehingga hal itu sangat memprihatinkan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU