DPR: Kasau Harus Prioritaskan Tekan Kecelakaan Pesawat

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Anggota Komisi I DPR Arwani Thomafi menilai Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KASAU) yang baru Marsekal Yuyu Sutisna harus memprioritaskan langkah-langkah nyata untuk menekan angka kecelakaan pesawat AU karena menjadi persoalan krusial.

“Salah satu persoalan krusial yang kerap terjadi di AU yakni soal kecelakaan pesawat yang dimiliki AU. Kami berharap Kasau baru dapat memprioritaskan persoalan ini agar tidak terulang kembali jatuhnya korban kecelakaan pesawat,” kata Arwani di Jakarta, Rabu (17/1).

Dia menilai langkah-langkah nyata untuk menekan angka kecelakaan pesawat harus diutamakan selain tentunya masalah modernisasi armada pertahanan yang dimiliki TNI AU.

Politisi PPP itu menyambut positif pelantikan Marsekal Yuyu Sutisna sebagai Kepala Staf Angkatan Udara karena pelantikan itu melengkapi formasi kepala staf di semua matra.

“Karena setelah sebelumnya jabatan Kasau ditinggal Marsekal Hadi Tjahjanto yang dilantik menjadi Panglima TNI,” ujarnya.

Menurut Arwani, figur Marsekal Yuyu yang malang melintang di kedinasaan dan terakhir menjabat Wakil Kasau akan memudahkan kerja sebagai Kasau.

Dia meyakini peta persoalan dan peta jalan penyelesaian persoalan di AU telah dimiliki Marsekal Yuyu sehingga tidak perlu lagi adaptasi, langsung bekerja dan membereskan program lama dan membuat terobosan baru.

Sebelumnya, Yuyu menjabat Wakil KASAU dan langsung mendapat kenaikan pangkat setelah dilantik menjadi marsekal (bintang empat) berdasarkan Keppres Nomor 3/TNI/2018.

Usai dilantik, Marsekal Yuyu Sutisna ingin mempercepat pengadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista) di tubuh Angkatan Udara.

“Pertama saya akan terus melanjutkan apa yang sudah direncanakan Pak Hadi (Tjahjanto), baik pembangunan kekuatan maupun pembangunan kemampuan. Kemudian prioritas saya akan menyelesaikan pengadaaan alutsista yang tertunda,” kata Yuyu di Istana Negara Jakarta, Rabu (17/1).

Dia berharap dalam waktu tiga bulan, pengadaan alutsista yang tertunda akan diselesaikan, sebagai contoh Sukhoi SU-35, yang diharapkan bulan Januari 2018 bisa tanda tangan kontrak di Kementerian Pertahanan. (Ant/SU03)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Saldo Rekening Anda Tiba-Tiba Berkurang/Bertambah? Begini Penjelasan Bank Mandiri

Sejak pagi tadi, Sabtu (20/7) beberapa nasabah Bank Mandiri Tbk (BMRI) mengeluhkan saldo di rekeningnya tiba-tiba berubah. Ada yang saldonya berkurang bahkan jadi nol, ada juga yang tiba-tiba bertambah.

Lima Ide Outfit Kondangan Padu Padan Celana dan Atasan

Ide outfit kondangan memakai celana ini bisa jadi andalan bagi anda yang anti ribet.