DPR Dukung Presiden Wujudkan TNI Profesional

0
23
Agus Hermanto
Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto.

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Wakil Ketua DPR Agus Hermanto mendukung sikap Presiden Joko Widodo yang menginginkan TNI agar menjadi institusi yang profesional sehingga bisa menjaga keamanan Indonesia.

“Apa yang disampaikan Pak Jokowi tentu tepat karena TNI harus benar-benar profesional untuk menjaga keamanan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Agus Hermanto di Gedung Nusantara III, Jakarta, Kamis (5/10).

Dia menilai apa yang disampaikan Presiden adalah imbauan agar TNI tidak boleh berpolitik praktis sehingga Presiden berkewajiban menyampaikan itu secara tegas kepada seluruh jajaran prajurit TNI.

Agus menilai imbauan itu disampaikan Presiden terutama belakangan ini ada sesuatu hal atau isu yang berkembang di masyarakat.

“Kita tidak boleh terlepas daripada strategi TNI dan Polri agar tidak berpolitik praktis,” ujarnya.

Politisi Partai Demokrat itu mengatakan apabila ada personel TNI dan Polri yang ingin berpolitik maka yang bersangkutan harus keluar dari institusinya agar menjaga kekompakan tugas masing-masing institusi dalam menjaga keutuhan Indonesia.

Selain itu dia menilai terkait hubungan TNI-Polri, dirinya mendorong pemerintah agar memberikan keterangan tegas dan jelas mengenai impor senjata karena antara keterangan Menkopolhukam Wiranto dan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo tidak sesuai.

Karena itu menurut dia harus disejajarkan dan disamakan agar pemerintah memberikan penjelasan kepada masyarakat.

“TNI dan Polri tentunya juga harus dijaga supaya keserasian, keseimbangan benar-benar terjalin karena kedua institusi harus kuat dan mempunyai kekuatan yang menyatu,” katanya.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo meminta TNI untuk tidak terlibat dalam politik praktis dan menegaskan bahwa politik TNI adalah politik negara.

Hal itu disampaikan Jokowi saat menjadi inspektur upacara dalam peringatan Hari Ulang Tahun ke-72 TNI di Cilegon, Banten, Kamis (5/10).

Presiden Jokowi berpesan kepada seluruh prajurit TNI untuk patuh dan tunduk hanya untuk kepentingan negara dan berpesan supaya TNI tak masuk ke kancah politik praktis. (Ant/SU02)

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

Danau Toba

KemenPURR Anggarkan Rp 800 Miliar untuk Danau Toba dan Pulau Samosir

DELI SERDANG, SERUJI.CO.ID - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menganggarkan Rp 800 miliar hingga 2019 untuk membangun jalan menuju Danau Toba dan Pulau...
Besiktas - 2017

Besiktas Masuk ke Putaran 16 Besar Liga Champions Untuk Pertama Kalinya

ISTANBUL, SERUJI.CO.ID -  Juara Turki Besiktas mencapai putaran 16 besar Liga Champions untuk pertama kalinya ketika mereka bangkit dan bermain imbang 1-1 dengan tamunya Porto,...
Kapuspenkum Kejagung M Rum

Kejagung: Pembobol Kredit Bank Mandiri Segera Disidangkan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kejaksaan Agung menyatakan tersangka pembobolan kredit PT Bank Mandiri Tbk sebesar Rp 201,098 miliar, MS alias HP atau Aping dan EWL, segera...

KANAL WARGA TERBARU

skripsi

Ingin Tulisan “WARGA SERUJI” Dibaca Banyak Pengunjung? Cobalah Trik Ini

SERUJI.CO.ID - Untuk menghasilkan tulisan yang enak dibaca dan membuat pembaca selalu menanti tulisan-tulisan anda di kanal "WARGA SERUJI", saya coba berikan sedikit petunjuk...
follow-leader

Menjadi Seorang Pemimpin

Seorang leader/pemimpin harus memiliki jiwa melayani. Pemimpin yang baik berasal dari pengikut yang baik. Cara menjadi pengikut yang baik adalah dengan mendengar, menjadi seorang...

KAPAN PEMIMPIN HARUS DIPATUHI ?

Luthfi Bashori Suatu saat Rasulullah SAW mengirim satu pasukan dan mengangkat seorang Anshar sebagai pemimpin, serta memerintahkan agar seluruh pasukan mematuhi pemimpinnya. Di tengah jalan, tiba-tiba...