Disdik Solo Keluarkan Edaran Larangan Penggunaan Buku IPS Yudhistira

SOLO, SERUJI.CO.ID – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Solo mengeluarkan surat edaran pada kepala-kepala SD di Solo. Surat itu melarang penggunaan Buku IPS Terpadu Jilid 6A terbitan Yudhistira.

Seperti diketahui, buku terbitan Yudhistira menuliskan Jerusalem sebagai ibukota Israel pada tabel negara-negara Asia.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Solo Etty Retnowati menjelaskan, surat edaran dikeluarkan hari ini, Rabu (13/12). Pemerintah Kota melalui Dinas Pendidikan secara tegas melarang penggunaan buku karangan Budi Hartawan itu.

Ada dua hal yang ditekankan dalam surat itu.

“Pertama, melarang penggunaan buku tersebut di wilayah Kota Solo,” ujar Etty di Solo Rabu (13/12).

Kemudian, Dinas Pendidikan memerintahkan kepada seluruh SD negeri maupun swasta yang terlanjur menggunakan buku itu menghentikan pemakaian buku. “Segera dihentikan (pemakaiannya) sekarang juga,” imbuhnya.

Surat edaran ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan dan telah disebarkan ke kepala-kepala SD negeri dan swasta di Kota Solo. (Vita K/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Bantahan Survei Kompas, Filsafat Ilmu dan Kisah Angsa Hitam

Cara saya berterima kasih kepada Kompas justru memujinya ketika benar dan mengkritiknya ketika salah. Dan saya berkesimpulan dengan ilmu yang saya pelajari, Kompas telah salah menarik kesimpulan dalam publikasi surveinya di bulan Maret 2019.

5 Gili Paling Indah di Lombok Selain Gili Trawangan

Lombok enggak melulu soal Gili Trawangan karena ada gili-gili lainnya yang enggak kalah menarik untuk dikunjungi.

Orang Lebih Suka Cari Rumah Saat Sedang Bekerja

Berdasarkan traffic pengunjung portal properti Lamudi.co.id, ternyata waktu favorit masyarakat mencari rumah adalah saat di hari kerja, yakni pada hari Selasa hingga Kamis mulai pukul 10.00 pagi sampai 14.00 siang.

Nilai Nadiem Belum Layak Jadi Menteri, Driver Online: Lebih Baik Fokus Besarkan Gojek

Rahmat menilai, Nadiem belum layak menjadi menteri. Contoh skala kecil saja, dalam menjalankan bisnisnya di Gojek, Nadiem belum mampu mensejahterakan mitra nya, para driver online, baik yang roda dua maupun roda empat.

Tidak Larang Demo Saat Pelantikan, Jokowi: Dijamin Konstitusi

Presiden Jokowi menegaskan bahwa pihaknya tidak melarang aksi unjuk rasa atau demonstrasi yang ingin dilakukan masyarakat, menjelang dan saat pelantikan Presiden-Wakil Presiden terpilih Pilpres 2019, pada tanggal 20 Oktober mendatang.

La Nyalla: Kongres PSSI Merupakan Momentum Mengembalikan Kedaulatan Voters

"Dengan hak suaranya di kongres, voters lah yang akan menjadi penentu hitam putihnya sepakbola negeri ini. Sebab, voters-lah yang memilih 15 pejabat elit PSSI untuk periode 2019-2023. Yaitu Ketua Umum, 2 Wakil Ketua Umum, dan 12 Exco," kata La Nyalla

Rhenald Kasali: CEO Harus Bisa Bedakan Resesi dengan Disrupsi

Pakar disrupsi Indonesia, Prof Rhenald Kasali mengingatkan agar pelaku usaha dan BUMN bisa membedakan ancaman resesi dengan disrupsi. Terlebih saat sejumlah unicorn mulai diuji di pasar modal dan beralih dari angel investor ke publik.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Demokrasi di Minangkabau