Dinilai Melakukan Kebohongan dan Provokasi, Editorial MetroTV Layak Dipolisikan

3
742
Suryo Paloh dan Ahok
Pemilik MetroTV Surya Paloh saat bersama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. (Foto: Istimewa)

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Jawa Timur Afif Amrullah mengajak pemirsa televisi aktif melaporkan ke KPI bila mendapati media melanggar kode etik siaran, seperti mencampurkan fakta dan opini.

“Saat media telah mencampurkan fakta dan opini artinya media itu melanggar kode etik siaran. Jika ada tayangan yang bernilai provokatif maka rakyat bisa melakukan pengaduan hingga KPI (bisa) melakukan tindakan berupa sanksi dari teguran hingga penghentian program,” papar Afif dalam Dialog Ranah Publik Suara Muslim Radio Network, Rabu (6/12), menyikapi tayangan Editorial Media Indonesia di Metro TV dengan tema “Meneladani Toleransi Sang Nabi”, yang menjadi kontroversi ditengah masyarakat.

Dia menyebut editorial tersebut bersinggungan dengan dua hal, pertama, tayangan yang bernilai agama seperti terlihat dari judul yang dibahas, ada unsur Maulid Nabi dan gambar aksi 212. Kedua, bernilai jurnalistik.

“Dari sudut agama bisa melecehkan satu golongan dan dari sudut jurnalistik kalau tidak bisa memberikan fakta dari apa yang disampaikan, akan masuk kepada penyebaran berita bohong, fitnah, tidak berimbang, dan tidak adil, serta menghasut,” terangnya.

Afif menilai bahwa industri televisi dan pers saat ini adalah industri yang sudah memiliki kepentingannya masing-masing dan punya agenda untuk menggiring opini publik.

“Netralitas dalam jurnalistik menjadi ambigu saat satu fakta dengan fakta yang lain dilihat dari jurnalis dan media yang berbeda,” ujarnya.

Komentar

BACA JUGA

Disdik Jateng Fasilitasi Pindah Sekolah Siswa Yang Dikeluarkan SMAN 1 Semarang

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Dinas Pendidikan Jawa Tengah memfasilitasi dua siswa yang dikeluarkan dari Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Semarang untuk melanjutkan pendidikan di SMA...

Terkait Siswa Yang Dikeluarkan, Disdik Anggap SMAN 1 Semarang Sesuai Prosedur

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Dinas Pendidikan Jawa Tengah menyatakan langkah yang dilakukan Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Semarang dengan mengeluarkan dua siswanya sudah sesuai prosedur. "Setiap...

Berikut Kronologi dari Orang Tua Yang Anaknya Dipaksa Mundur dari Sekolah

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Dua siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Semarang dikeluarkan dari sekolah karena tuduhan menganiaya junior saat pelaksanaan kegiatan latihan dasar kepemimpinan. "Kebetulan,...

Dikeluarkan dari Sekolah Karena Diduga Aniaya Adik Kelas, Siswa Ini Mengadu ke Ombudsman

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Anindya Puspita Helga Nur Fadhila, Siswa SMAN I Kota Semarang yang dikeluarkan dari sekolah atas dugaan penganiayaan terhadap adik kelasnya akan mengadu...
Orang tenggelam

Terjatuh di Sungai Dekat Kampus, 2 Mahasiswa IPB Tewas Tenggelam

BOGOR, SERUJI.CO.ID - Sebanyak dua mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB), Jawa Barat, meninggal dunia akibat tenggelam di aliran sungai yang berada di lingkungan kampus, Ahad...
loading...
Green Action - JRC 9

Green Action di Taman Harmoni, Sampah Jadi Emas

Warna Keputih, Sukolilo Surabaya, 6 tahun lebih yang lalu terbiasa dengan bau sampah yang menyengat. Bau busuk semakin menusuk kala hujan tiba. Namun, sejak beberapa...
Screenshot_20180115_194046

PKS Optimis Peroleh 5 Kursi DPRD Pasaman Barat pada Pileg 2019

SIMPANG EMPAT – PKS optimis lima kursi DPRD Kabupaten Pasaran Barat akan diperolehnya pada pileg 2019. Hal ini disampaikan oleh Fajri Yustian Ketua Tim...
images (5)

Garis 7: Sesat Nalar

Analogi adalah sebuah cara otak untuk memahami sesuatu. Analogi mirip dengan perumpamaan. Jika ada orang yang bertanya bagaimana cara membuat jelly, maka paling mudah...