Dinilai Melakukan Kebohongan dan Provokasi, Editorial MetroTV Layak Dipolisikan

3
698
Suryo Paloh dan Ahok
Pemilik MetroTV Surya Paloh saat bersama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. (Foto: Istimewa)

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Jawa Timur Afif Amrullah mengajak pemirsa televisi aktif melaporkan ke KPI bila mendapati media melanggar kode etik siaran, seperti mencampurkan fakta dan opini.

“Saat media telah mencampurkan fakta dan opini artinya media itu melanggar kode etik siaran. Jika ada tayangan yang bernilai provokatif maka rakyat bisa melakukan pengaduan hingga KPI (bisa) melakukan tindakan berupa sanksi dari teguran hingga penghentian program,” papar Afif dalam Dialog Ranah Publik Suara Muslim Radio Network, Rabu (6/12), menyikapi tayangan Editorial Media Indonesia di Metro TV dengan tema “Meneladani Toleransi Sang Nabi”, yang menjadi kontroversi ditengah masyarakat.

Dia menyebut editorial tersebut bersinggungan dengan dua hal, pertama, tayangan yang bernilai agama seperti terlihat dari judul yang dibahas, ada unsur Maulid Nabi dan gambar aksi 212. Kedua, bernilai jurnalistik.

“Dari sudut agama bisa melecehkan satu golongan dan dari sudut jurnalistik kalau tidak bisa memberikan fakta dari apa yang disampaikan, akan masuk kepada penyebaran berita bohong, fitnah, tidak berimbang, dan tidak adil, serta menghasut,” terangnya.

Afif menilai bahwa industri televisi dan pers saat ini adalah industri yang sudah memiliki kepentingannya masing-masing dan punya agenda untuk menggiring opini publik.

“Netralitas dalam jurnalistik menjadi ambigu saat satu fakta dengan fakta yang lain dilihat dari jurnalis dan media yang berbeda,” ujarnya.

1
2
3
BAGIKAN
loading...

3 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

Jokowi

Presiden Bertolak ke Turki Hadiri KTT OKI

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Presiden Jokowi didampingi Ibu Iriana Jokowi bertolak ke Istanbul, Turki, untuk menghadiri KTT Luar Biasa Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) untuk membahas...
difteri yaman

32 Orang Tewas Diduga Terserang Difteri di Yaman

SANA'A, SERUJI.CO.ID - Kementerian Kesehatan yang dikuasai gerilyawan Syiah Yaman Al-Houthi pada Senin (11/12) mengatakan 32 orang telah meninggal akibat penyakit yang diduga adalah...

Yogyakarta Terima Penghargaan Kota Cerdas Indonesia 2017

YOGYAKARTA, SERUJI.CO.ID - Walikota Yogyakarta, Drs Haryadi Suyuti menerima penghargaan atas capaian prestasi yang diraih Kota Yogyakarta dalam Rating Kota Cerdas Indonesia (RKCI) 2017...

KANAL WARGA TERBARU

Point Blur_Dec122017_090245

Empat Tahun Bocah Ini Berjuang Dengan Penyakitnya

Kotawaringin Barat - Diky Supratman (16) anak dari pasangan Mustofa dan Marni jl. Ahamd Yani gg. Baning RT 29 Kelurahan Baru Arut Selatan Kotawaringin...
perbedaan-fasilitas-bpjs-kesehatan-kelas-1-2-3

NIK Bermasalah di Sistem BPJS, Bagaimana Mengatasinya?

Nomor KTP atau resminya Nomor Induk Kependudukan (NIK) atas nama seorang pasien bernama Suratini ditemukan bermasalah oleh petugas pendaftaran RS UGM, Ahad (10/12) siang....
KH. Luthfi Bashori

Perintah Bernahi Munkar

Membiarkan kemunkaran terjad di depan mata, adalah perbuatan tercela. Muslim yang baik adalah muslim yang peduli terhadap kemashlahatan lingkunganya, sekira jika terjadi kemaksiatan di...