Din Syamsuddin: Protes Suara Adzan Sambil Mencela, Itu Penistaan Agama

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Mantan Ketua Umum Muhammadiyah, Din Syamsuddin mengatakan bahwa jika ada yang protes suara adzan karena volumenya terlalu keras, maka tidak bisa disebut penistaan agama, bila dilakukan dengan cara yang baik.

“Kalau dia menolak sambil mencela adzan sebagai ajaran atau praktik keagamaan, maka itu termasuk menistakan agama,” kata Din lewat keterangan tertulis yang diterima SERUJI di Jakarta, Senin (27/8).

Hal itu disampaikan pria yang juga mantan Ketua Umum MUI ini, menanggapi pro-kontra kasus Meiliana, seorang warga Tanjung Balai, Medan, Sumatera Utara, yang divonis 18 bulan penjara oleh Pengadilan Negeri Medan atas kasus penistaan agama karena memprotes suara adzan dengan cara mencela.

Hakim PN Medan menilai Meiliana terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar pasal 156a KUHP tentang penistaan agama.


Menurut Din, bila protes terhadap suara adzan yang dinilai terlalu keras itu dilakukan dengan cara kasar dan sinis, mencela dan menghina, hal itu tidak bisa dikatakan hanya memprotes suara adzan.

“Itu sama saja mencela praktik keagamaan umat agama lain. Sesungguhnya dia telah menistakan agama,” pungkasnya. (Ant/ARif R)

KONSULTASI

Benang Kusut Reformasi Agraria

Bila penyelesaian konflik pertanahan dilakukan hanya mendasar kepada tujuan peningkatan elektabilitas, maka hal itu bukanlah penyelesaian yang konfrehensif sesuai amanat Reformasi Agraria yang dicita-citakan.
Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Ibu Muda Ini Sudah Harus Cuci Darah, Inilah Penyebabnya

Usia masih muda, tapi wanita ini sudah harus menjalani cuci darah rutin. Apa penyebabnya? simak penjelasan dr. Irsyal Rusad., dokter spesialis penyakit dalam.

21 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Baca Juga

Benang Kusut Reformasi Agraria

Bila penyelesaian konflik pertanahan dilakukan hanya mendasar kepada tujuan peningkatan elektabilitas, maka hal itu bukanlah penyelesaian yang konfrehensif sesuai amanat Reformasi Agraria yang dicita-citakan.

Katakanlah dengan Meme: Genre Baru Komunikasi Politik

Meme politik, bagaimana pengaruhnya dalam perpolitikan terkini

Survei IndEX: Elektabilitas PDIP Terus Anjlok Jelang Hari Pemilihan

Kembali elektabilitas PDIP diprediksi terpuruk pada Pemilu 2019 ini.

Bantah Tudingan Berkhianat, Begini Alasan PBB Akhirnya Dukung Jokowi

Menolak disebut berkhianat, ini alasan PBB dukung Jokowi

Bantah Ada Persekusi Jurnalis di Munajat 212, Panitia: Ada Upaya Framing Negatif

Panitia Munajat 212 menduga ada upaya pengalihan isu dan framing negatif terhadap acara 'Munajat 212'.

Dukung Program Pariwisata, PT KAI Hidupkan 4 Jalur Kereta di Jawa Barat

4 jalur kereta api di Jabar kembali dihidupkan. Inilah jalur-jalurnya

Sesalkan Persekusi Terhadap Jurnalis Saat Acara ‘Munajat 212’, PWI Minta Polisi Usut Tuntas

PWI kecam kekerasan terhadap jurnalis saat acara Munajat 212, minta polisi usut tuntas.

Kampanye di Lembaga Pendidikan, Caleg PSI Ditetapkan Sebagai Tersangka

Caleg PSI jadi tersangka pidana pemilu.

Survei IndEX: Elektabilitas PDIP Terus Anjlok Jelang Hari Pemilihan

Kembali elektabilitas PDIP diprediksi terpuruk pada Pemilu 2019 ini.

Bantah Tudingan Berkhianat, Begini Alasan PBB Akhirnya Dukung Jokowi

Menolak disebut berkhianat, ini alasan PBB dukung Jokowi

Kampanye di Lembaga Pendidikan, Caleg PSI Ditetapkan Sebagai Tersangka

Caleg PSI jadi tersangka pidana pemilu.

The Habibie Center: Sudirman Harus Buktikan Pertemuan Rahasia Jokowi-Bos Freeport

Pengamat menilai Sudirman harus ungkap bukti-bukti dari pernyataannya, apalagi ada yang bertolak belakang dari yang disampaikan pada 2015 silam.

TERPOPULER

Kritisi Pejabat Tidak Jujur, Rizal Ramli: Janji Hentikan Impor, Kenyataannya Gencar Impor

Inilah kritik keras Rizal Ramli terhadap janji-janji yang tidak dipenuhi pejabat Indonesia.

Ada Yang Sebarkan Fitnah Puisinya Serang Mbah Moen, Begini Klarifikasi Fadli Zon

Berikut klarifikasi lengkap Fadli Zon soal puisi "Doa Yang Tertukar". Baca yang teliti dan lengkap ya

Pantai Losari, Pusat Kuliner Khas Warga Bugis-Makassar

Jalan-jalan ke Makassar, jangan lupa mampir ke restoran terpanjang di Indonesia. Apa itu, simak laporan SERUJI
video

Viral: Video Bupati Kuningan Sebut “Laknat” Jika Kepala Desa Tidak Dukung Jokowi

Ohhhh, Bupati Kuningan melaknat para kepala desa jika tidak mendukung Jokowi. Koq bisa?

Nilai Unggul di Debat Kedua, BPN: Elektabilitas Prabowo-Sandi Akan Makin Naik

BPN menilai dalam debat kedua ini Prabowo unggul atas Jokowi.