Dijenguk Presiden Jokowi, Risma Mengaku Kondisinya Sudah Membaik

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, mengaku kepada Presiden Jokowi kondisinya sudah membaik, ketika Jokowi bersama Ibu Negara, Iriana Jokowi, ini menjenguknya saat dirawat di RSUD Dr Soetomo, Surabaya, Sabtu (29/6) malam.

“Dokter bilang sudah tidak apa-apa, alhamdulillah,” ujar Risma kepada Jokowi, seperti rilis Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin.

Presiden Jokowi yang terakhir bertemu Risma dalam kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Timur pada 20 Juni 2019 lalu, mengaku baru kemarin ketemu masih sehat.

“Enggak Pak, enggak apa-apa,” kata Risma.

“Ya, tadi dokter sudah sampaikan (kondisinya),” ujar Presiden pula.

Presiden menyampaikan Risma harus beristirahat dulu untuk memulihkan kondisinya.

“Ya kecapaian, harus istirahat,” kata Presiden lagi.

Setelah mendengarkan penjelasan dari dokter dan berbincang sebentar dengan Risma, Presiden dan Ibu Iriana berpamitan. “Cepat sembuh ya Bu,” ujar Ibu Iriana.

Risma sempat meminta maaf kepada Jokowi dan Iriana karena repot-repot harus menjenguknya. “Maaf ngerepotin, ini enggak apa-apa,” ujar Risma pula.

Presiden dan Ibu Negara menjenguk Risma, usai menghadiri resepsi pernikahan putri Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, di Grand City Convention Hall, Surabaya.

Presiden dan Ibu Negara yang tiba pada pukul 21.05 WIB ini langsung menuju ruang ICU di lantai 2, dan pada pukul 21.20 WIB, keduanya bersama rombongan meninggalkan RSUD Dr Soetomo menuju Bandar Udara Internasional Juanda, Kabupaten Sidoarjo untuk melanjutkan penerbangan menuju Jakarta dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Jokowi, Propaganda Rusia dan Rand Corporation

Penggunaan istilah Propaganda Rusia ini menjadi masalah besar sebab dalam kapasitas apa Jokowi menyatakan hal tersebut? Apakah sebagai Presiden Republik Indonesia atau sebatas calon presiden (Capres)?

Diakuisisi atau Mengakuisisi: Satu Demi Satu Jatuh ke Tangan Asing

Suatu saat Anda didatangi oleh manajer pengembangan usaha Unilever menawari Anda untuk membeli 100% saham perusahaan Anda dengan harga 25 tahun laba alias Rp250 miliar. Anda dipersilakan pensiun dengan menikmati laba 25 tahun kedepan dalam bentuk uang tunai. Anda tertarik tidak? Ngiler tidak?

Reposisi Sekolah Demi Pendidikan

Menempatkan sekolah sebagai lembaga yang paling membentuk keterpelajaran seseorang adalah mitos dan tahayul, kalau tidak bisa disebut hoaks.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.