Diduga Karena Mualaf, Mahasiswi IPB Ini Dicabut Beasiswanya oleh Pemkab Simalungun

0
447
  • 57
    Shares
Arnita Rodelina Turnip (fb:alifahjauna.multazimah)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Mahasiswi Institut Pertanian Bogor (IPB), Arnita Rodelia Turnip menerima ketidakadilan akibat keyakinannya untuk memeluk agama Islam. Arnita yang mendapat beasiswa dari Pemerintah Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, untuk berkuliah di IPB, tiba-tiba kehilangan haknya sejak ia mualaf.

Peristiwa itu terungkap, saat ibu Arnita, Lisnawati Manik yang merupakan warga desa Bangun Raya, kecamatan Raya Kahean, kabupaten Simalungun, Sumut, mendatangi kantor Ombudsman Perwakilan Sumut di Medan untuk melaporkan peritiwa yang dialami anaknya.

Lisnawati mendatangi Ombudsman dengan tekad memperjuangkan hak anaknya meski dia dan suaminya tetap memeluk agama Kristen.

Lisnawati mengisahkan, anaknya salah satu dari 27 siswa berprestasi yang mendapat Beasiswa Utusan Daerah (BUD) dari Pemkab Simalunginuntuk kuliah di IPB pada 2015.

“Dia hanya menerima beasiswa saat semester satu saja. Semester 2 tahun 2016, dia tidak terima dana lagi, dia dikeluarkan dari BUD Simalungun,” kata Lisnawati kepada awak media usai menjalani mediasi, di Kantor Ombudsman di Medan, Selasa (31/7).

Dijelaskan oleh Lisnawati bahwa Arnita berpindah keyakinan dan masuk Islam pada September 2015. Tahun 2016, beasiswanya dihentikan. Dia dikeluarkan sebagai penerima BUD. Arnita dan keluarganya pun tak pernah mendapatkan peringatan sebelumnya.

Lisnawati menegaskan akan terus memperjuangkan dan kejelasan hak anaknya.

“Saya sudah ke Dinas Pendidikan tapi tidak ada jawaban. Stres dia karena pingin kuliah lagi,” tukasnya.

Sementara itu, setelah mendapatkan laporan dari keluarga Anita pekan lalu, pihak Ombudsman langsung menindaklanjuti dengan memanggil Kadisdik Simalungun, Resman Saragih untuk dimintai klarifikasi dan dipertemukan dengan ibu Arnita, Lisnawati Manik. (ARif R/Hrn)

Langganan berita lewat Telegram
loading...
Loading...
BACA JUGA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU