Dicemarkan Nama Baiknya, Fahri Hamzah Polisikan Presiden PKS

1
562
Fahri Hamzah Polisikan Presiden PKS
Fahri Hamzah melaporkan Presiden PKS, Sohibul Iman. (foto:Istimewa)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mendatangi Polda Metro Jaya untuk melaporkan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman yang dianggap telah menyebarkan fitnah dan pencemaran nama baik atas dirinya.

Didampingi kuasa hukumnya, Mujahid Al Latif, politisi PKS ini tiba pada sekitar pukul 14.40 WIB di ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya, Kamis (8/3)

“Saya dianggap bohong dan membangkang, ya saya harus mengambil tindakan hukum demi menyelamatkan partai dan loyalitas kader. Tentu ada hubungannya sama pribadi saya karena yang dituduh berbohong dan membangkang itu adalah diri saya,” ujar Fahri kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya.

Loading...

Ia mengatakan, laporan hari ini merupakan lanjutan gugatan secara perdata mengenai pemecatan dirinya dari PKS.

“Sementara keputusan pengadilan sudah jelas, dua kali memutuskan saya memenangkan gugatan. Saya sekarang dari keperdataan mau melangkah pada pidana,” jelasnya.

Rencana Fahri melaporkan Sohibul Iman ini telah ia sampaikan sebelumnya melalui akun Twitter-nya @fahrihamzah.

“Bismillah, Saya berada di pagi yang mendebarkan menjelang fajar, karena hari ini saya akan melaporkan saudara saya @msi_sohibuliman ke kepolisian RI. Sesuatu yang terpaksa saya lakukan. Sesuatu yang tak pernah terbayang akan saya lakukan. #UntukKebaikanPKS,” tulis Fahri di Twitter-nya, Kamis pagi ini.

Fahri menjelaskan, ia telah menempuh jalur hukum atas pemecatannya dari PKS. Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Februari 2016 sudah memenangkannya dan menyatakan bahwa pemecatan Fahri tidak sah.

Namun, PKS mengajukan banding atas putusan itu. Persis setahun kemudian, Pengadilan Tinggi Jakarta juga memenangkan Fahri. Pengadilan meminta nama Fahri dipulihkan.

Baca juga: Walau Dipecat DPP PKS, Fahri Hamzah Bakal Sumbang 34 DPW PKS se-Indonesia

Setelah itu, menurut Fahri, cerita fiksi terus dikembangkan di dalam partai dan juga di publik. Terakhir, yang membuat Fahri menganggap Sohibul Iman sudah melampaui batas adalah karena menyatakan di media bahwa Fahri berbohong dan membangkang.

Dalam perkara ini, PKS ingin menggeser Fahri Hamzah dari posisi Wakil Ketua DPR ke Badan Kerja Sama Antar Parlemen pada Oktober 2015 silam.

Sementara itu, menurut Sohibul Iman, Fahri setuju digeser dari Wakil Ketua DPR pada pertengahan Desember 2015. Namun, Fahri dinilai ingkar janji. Sohibul lantas menuding Fahri pembohong.

“Begitu masuk Desember (2015), enggak mau (mundur). Apa itu bukan bohong? Bohong itu namanya dan membangkang namanya,” kata Sohibul saat ditemui di rumah Prabowo di Kertanegara, Jakarta, Kamis (1/3).

Akibat dari pernyataan Sohibul Iman itulah, hari ini Fahri melaporkan Sohibul Iman ke Polda Metro Jaya.

“Itu dia yang saya laporkan sebagai kebohongan dan tindakan fitnah kepada saya. Sampai saya dipecat, saya tidak pernah bertemu dengan Sohibul Iman dan tidak pernah bicara begitu. Saya tanya ada enggak satu alat bukti yang dia katakan itu benar, satu saja alat buktinya tapi dia enggak punya karena itu semua karangan,” ujar Fahri sebelum memasuki ruang SPKT Polda Metro Jaya.

loading...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU