Di Belgia, Gubernur Sumbar Jalin Komitmen dengan Pemasok Kopi Terbesar di Eropa

0
462
irwan prayitno, Molenbergnatie
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan tim saat mengunjungi perusahaan Molenbergnatie, Belgia. Pada Senin (29/5). (Foto: Jasman Rizal)

ANTWERP – Memasuki hari kelima perjalanan misi jemput bola investasi ke beberapa negara di Eropa, Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno dan tim, berhasil membuat komitmen dengan perusahaan pemasok kopi terbesar di Eropa, Molenbergnatie, pada Senin (29/5).

“Molenbergnatie adalah perusahaan pengumpul kopi dan pemasok kopi mentah terbesar di Eropa. Mereka biasa menyuplai bahan kopi semisal kepada Nestle, Starbucks, dan sebagainya,” kata Kepala Biro Humas Pemprov Sumbar Jasman Rizal yang menyertai perjalanan gubernur saat dihubungi SERUJI, Senin (29/5).

Country Manager Molenbergnatie Charles Contamine menjelaskan bahwa konsep Molenbergnatie adalah perusahaan yang telah berdiri sejak tahun 1867 (150 tahun lalu) itu membeli kopi dari pedagang di seluruh dunia.

Pada annual report Molenbergnatie yang tersedia pada website perusahaan, didapat data kapasitas serapan kopi perusahaan tersebut adalah 3,6 juta metrik Ton (pada 2014); 4,3 juta metrik Ton (2015); dan 3,6 juta metrik ton (2016). Sedangkan hingga April 2017, kapasitasnya sudah mencapai 1,3 juta metrik Ton atau setara 37% dari pencapaian tahun 2016. Selama ini kebutuhan perusahaan di suplai dari berbagai negara, dengan yang terbesar dari Vietnam yang memiliki kapasitas gudang (storage) seluas 52.000 m2.

Rencananya, Molenbergnatie akan melakukan survei dengan mengunjungi perkebunan kopi di Sumatera Barat. Kemudian bersama dengan Dinas Pertanian Pemprov serta Kota dan Kabupaten di Sumbar, akan melakukan pembicaraan teknis untuk menindak-lanjuti kesepatan tersebut.

“Peluang petani kopi kita di Sumbar terbuka lebar, karena kopi Indonesia, terutama kopi dari Sumbar, merupakan kopi terbaik di dunia atau berada dalam kualitas hight level,” jelas Gubernur Sumbar Irwan Prayitno melalui keterangan tertulisnya.

Kualitas kopi Sumatera, telah diakui sendiri oleh Molenbergnatie, yang saat ini masih membutuhkan kopi dari Indonesia.

“Seluruh stakeholder terkait, baik Kota dan Kabupaten maupun Provinsi, akan kami dorong untuk bekerja ekstra dan berkoordinasi dengan petani kopi, agar kualitas hasil panen bisa tetap dijaga sesuai standar yang diinginkan Molenbergnatie,” tutur Irwan.

Hal ini tentu semakin memacu semangat petani kopi kita untuk dapat berproduksi dengan kualitas lebih baik lagi.

“Prinsipnya, sepanjang itu menguntungkan petani kopi dengan harga yang baik, semua stakeholder pemerintah, akan kita dorong dan fasilitasi dengan sebaik-baiknya,” pungkas Irwan.

Dalam kunjungan ke perusahaan Molenbergnatie, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno didampingi Bupati Agam, Bupati Solsel dan Bupati Sijunjung. (DenyRS/IwanY)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
KPU

KPU: Verifikasi Caleg Akan Diselesaikan Hari Ini

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Indonesia menyatakan bakal menyelesaikan verifikasi administrasi calon anggota Legislatif (Caleg) DPR RI pada Sabtu (21/7) malam hari...

Gempa Sumbar Sebabkan 12 Rumah Rusak

AROSUKA, SERUJI.CO.ID - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok, Sumatera Barat mencatat sebanyak 12 rumah mengalami kerusakan akibat gempa bumi berkekuatan 5,5 Skala...
Gempa

Solok dan Dharmasraya Juga Rasakan Gempa Padang

PADANG, SERUJI.CO.ID - Gempa berkekuatan 5,5 Skala Richter yang menguncang kota Padang, Sumatera Barat pada Sabtu (21/7) pukul 14.58 WIB juga dirasakan di Solok...

Masyarakat Berlarian ke Luar Rumah Saat Terjadi Gempa di Padang

PADANG, SERUJI.CO.ID- Gempa berkekuatan 5,5 Skala Richter (SR) kembali menguncang kota Padang, Sumatera Barat pada Sabtu (21/7) pukul 14.58 WIB setelah sebelumnya kota itu...
gempa

Gempa Sumbar Tewaskan Satu Orang

PADANG, SERUJI.CO.ID - Seorang warga Lubuk Silasih, Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, bernama Bustami (63) meninggal dunia akibat tertimpa bangunan rumahnya...