Di Belgia, Gubernur Sumbar Jalin Komitmen dengan Pemasok Kopi Terbesar di Eropa

0
424
irwan prayitno, Molenbergnatie
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan tim saat mengunjungi perusahaan Molenbergnatie, Belgia. Pada Senin (29/5). (Foto: Jasman Rizal)

ANTWERP – Memasuki hari kelima perjalanan misi jemput bola investasi ke beberapa negara di Eropa, Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno dan tim, berhasil membuat komitmen dengan perusahaan pemasok kopi terbesar di Eropa, Molenbergnatie, pada Senin (29/5).

“Molenbergnatie adalah perusahaan pengumpul kopi dan pemasok kopi mentah terbesar di Eropa. Mereka biasa menyuplai bahan kopi semisal kepada Nestle, Starbucks, dan sebagainya,” kata Kepala Biro Humas Pemprov Sumbar Jasman Rizal yang menyertai perjalanan gubernur saat dihubungi SERUJI, Senin (29/5).

Country Manager Molenbergnatie Charles Contamine menjelaskan bahwa konsep Molenbergnatie adalah perusahaan yang telah berdiri sejak tahun 1867 (150 tahun lalu) itu membeli kopi dari pedagang di seluruh dunia.

Pada annual report Molenbergnatie yang tersedia pada website perusahaan, didapat data kapasitas serapan kopi perusahaan tersebut adalah 3,6 juta metrik Ton (pada 2014); 4,3 juta metrik Ton (2015); dan 3,6 juta metrik ton (2016). Sedangkan hingga April 2017, kapasitasnya sudah mencapai 1,3 juta metrik Ton atau setara 37% dari pencapaian tahun 2016. Selama ini kebutuhan perusahaan di suplai dari berbagai negara, dengan yang terbesar dari Vietnam yang memiliki kapasitas gudang (storage) seluas 52.000 m2.

Rencananya, Molenbergnatie akan melakukan survei dengan mengunjungi perkebunan kopi di Sumatera Barat. Kemudian bersama dengan Dinas Pertanian Pemprov serta Kota dan Kabupaten di Sumbar, akan melakukan pembicaraan teknis untuk menindak-lanjuti kesepatan tersebut.

“Peluang petani kopi kita di Sumbar terbuka lebar, karena kopi Indonesia, terutama kopi dari Sumbar, merupakan kopi terbaik di dunia atau berada dalam kualitas hight level,” jelas Gubernur Sumbar Irwan Prayitno melalui keterangan tertulisnya.

Kualitas kopi Sumatera, telah diakui sendiri oleh Molenbergnatie, yang saat ini masih membutuhkan kopi dari Indonesia.

“Seluruh stakeholder terkait, baik Kota dan Kabupaten maupun Provinsi, akan kami dorong untuk bekerja ekstra dan berkoordinasi dengan petani kopi, agar kualitas hasil panen bisa tetap dijaga sesuai standar yang diinginkan Molenbergnatie,” tutur Irwan.

Hal ini tentu semakin memacu semangat petani kopi kita untuk dapat berproduksi dengan kualitas lebih baik lagi.

“Prinsipnya, sepanjang itu menguntungkan petani kopi dengan harga yang baik, semua stakeholder pemerintah, akan kita dorong dan fasilitasi dengan sebaik-baiknya,” pungkas Irwan.

Dalam kunjungan ke perusahaan Molenbergnatie, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno didampingi Bupati Agam, Bupati Solsel dan Bupati Sijunjung. (DenyRS/IwanY)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
tewas

Wakapolres Labuhanbatu Ditemukan Dalam Keadaan Meninggal Dunia

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Upaya pencarian Wakapolres Labuhanbatu Kompol Andi Chandra di perairan Sei Berombang, Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, membuahkan hasil. Namun tim gabungan...
narkoba

Polisi Langkat Ringkus Pembawa 20 Kilogram Ganja

LANGKAT, SERUJI.CO.ID - Aparat polisi Gebang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, meringkus tersangka pembawa 20 kilogram ganja dari Aceh dengan tujuan hendak dipasarkan di Kota...
narkoba

Polisi Langkat Ringkus Pelaku Pembawa Bungkusan Berisi Sabu-Sabu

LANGKAT, SERUJI.CO.ID - Aparat satuan Kepolisian Gebang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, meringkus dan mengamankan tersangka yang kedapatan membawa satu bungkusan besar sabu-sabu dari dalam bus...

BI Nilai Ekonomi Nasional Tetap Solid

MATARAM, SERUJI.CO.ID - Bank Indonesia menilai bahwa perekonomian nasional masih tetap solid ditopang kondisi domestik dan eksternal yang masih baik. "Domestik baik, didukung investasi dalam...

Polres Lebak Jamin Bebas Miras dan Narkoba

LEBAK, SERUJI.CO.ID - Kepolisian Resor Lebak menjamin bebas dari minuman keras dan peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang atau narkoba di daerah itu dengan mengoptimalkan...