Dewan Pers Dorong Awak Media Harus Skeptis dan Utamakan Verifikasi

1
91

JAKARTA – Salah satu upaya menghadapi berita palsu atau hoax, Dewan Pers kini sedang melakukan pemilahan terhadap media profesional dengan yang tidak.

Ketua Komisi Pengaduan Masyarakat dan Penegakan Etik Pers Dewan Pers, Imam Wahyudi mengatakan bahwa dari 43 ribu media dalam jaringan online yang memenuhi syarat baru 0,05 persen dan juga baru terverifikasi saat ini. Kemudian, Dewan Pers mendorong awak media untuk mengutamakan verifikasi dalam membuat dan menulis berita yang akan dikonsumsi masyarakat.

“Rukun iman media adalah verifikasi,” kata Imam pada diskusi Kilas Balik 2016 “Mengupas Jurnalisme Hoax” yang diselenggarakan oleh Galeri Foto Jurnalistik Antara di Jakarta, Sabtu (4/3).

“Salah satu yang harus nempel di benak wartawan yaitu wartawan harus skeptis, tidak mudah percaya, karena skeptis dia harus verifikasi,” ujarnya.

Imam mengatakan verifikasi adalah hal mutlak untuk dilakukan awak media, terutama dalam melawan berita palsu. Pers harus mengedepankan jurnalisme verifikasi yang selalu mengutamakan verifikasi, memeriksa berulang kembali untuk mendapatkan suatu kebenaran dalam menyampaikan informasi atau berita kepada publik, sehingga masyarakat memperoleh berita yang benar bukan palsu dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.

Media harus benar-benar profesional dalam menyajikan berita atau informasi yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Oleh karena itu media harus diuji, salah satunya diuji keprofesionalannya terhadap Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Saat ini terdapat sejumlah kecenderungan pada dunia media yang membuat berita, antara lain pembuatan judul berita yang bombastis, namun tidak sesuai konteks. Kecenderungan lainnya adalah masyarakat mudah menyebar informasi atau berita tanpa membaca isinya.
Lebih parah lagi, media juga cenderung mengambil ide pemberitaan dari realitas media sosial, bukan realitas sosial, yang mana kebanyakan informasi di media sosial tidak dapat dipertanggungjawabkan dan jauh dari prinsip verifikasi.

Dalam penutup diskusinya, Imam mengimbau warga Indonesia segera melaporkan informasi berita palsu yang dibuat oleh media tertentu kepada Dewan Pers untuk segera ditindak.

EDITOR: Harun S

loading...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
tewas

Wakapolres Labuhanbatu Ditemukan Dalam Keadaan Meninggal Dunia

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Upaya pencarian Wakapolres Labuhanbatu Kompol Andi Chandra di perairan Sei Berombang, Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, membuahkan hasil. Namun tim gabungan...
narkoba

Polisi Langkat Ringkus Pembawa 20 Kilogram Ganja

LANGKAT, SERUJI.CO.ID - Aparat polisi Gebang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, meringkus tersangka pembawa 20 kilogram ganja dari Aceh dengan tujuan hendak dipasarkan di Kota...
narkoba

Polisi Langkat Ringkus Pelaku Pembawa Bungkusan Berisi Sabu-Sabu

LANGKAT, SERUJI.CO.ID - Aparat satuan Kepolisian Gebang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, meringkus dan mengamankan tersangka yang kedapatan membawa satu bungkusan besar sabu-sabu dari dalam bus...

BI Nilai Ekonomi Nasional Tetap Solid

MATARAM, SERUJI.CO.ID - Bank Indonesia menilai bahwa perekonomian nasional masih tetap solid ditopang kondisi domestik dan eksternal yang masih baik. "Domestik baik, didukung investasi dalam...

Polres Lebak Jamin Bebas Miras dan Narkoba

LEBAK, SERUJI.CO.ID - Kepolisian Resor Lebak menjamin bebas dari minuman keras dan peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang atau narkoba di daerah itu dengan mengoptimalkan...