[Cek Fakta] Hoaks: Centang 3 di Whatsapp Disebut Sedang Diawasi Agen Pemerintah

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Beredar informasi di media sosial dan aplikasi kirim pesan yang menyebut tentang adanya centang 3 di aplikasi kirim pesan Whatsapp. Menurut informasi tersebut, jika pemakai Whatsapp melihat ada centang 3 tersebut di pesan yang diterima. maka diingatkan untuk waspada.

Dikatakan bahwa tanda 3 centang tersebut menandakan bahwa pesan tersebut sedang diamati oleh agen pemerintah.

Juga disampaikan dalam informasi yang beredar tersebut bahwa bila tanda centang ketiga berwarna merah, maka pemerintah dapat mengambil tindakan yang diperlukan kepada penerima pesan tersebut.

Centang di Whatsapp Hanya Maksimal 2 Dan Tidak Ada Warna Merah

Keterangan terkait tanda centang dari situs resmi Whatsapp.

Dari penelusuran subdit pengendalian konten internet Kementerian Komunikasi dan Informatika, Whatsapp disitus resmi mereka di sini menjelaskan bahwa proses pengiriman pesan hingga penerimaan pesan hanya memiliki dua centang.

Centang pertama belum berwarna biru, menandakan pesan berhasil terkirim. Centang dua belum berwarna biru menandakan pesan telah sampai ke penerima dan dua centang berubah warna biru menandakan pesan telah dibaca oleh penerima.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Modernisasi di Sana Dimulai Dengan Pajak Untuk Pria Yang Berjenggot

Para pria dianjurkan tidak berjenggot. Bagi yang bersikeras tetap berjenggot, mereka dikenakan pajak, sesuai dengan status sosial dan profesi.. Lama saya terdiam mengenang tokoh yang begitu terobsesi membaratkan negaranya: Peter the Great. Soal jenggotpun, ia atur.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.