Buruh Jatim Tuntut Kenaikan Upah 50 USD

1
35
Aksi Buruh
Ratusan buruh gelar aksi di depan Gedung Grahadi Surabaya, Sabtu, 7/10/2017. (foto:Amal/SERUJI)

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Ratusan pekerja (buruh) dari berbagai daerah di kawasan ring satu meliputi Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Mojokerto dan Pasurun yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Jawa Timur menggelar aksi di depan kantor negara Grahadi Surabaya, Sabtu (7/10).

Aksi ini sengaja digelar dalam rangka memperingati Hari Kerja Layak se Asia Pasific yang diperingati setiap tanggal 7 Oktober.

Koordinator FSPMI Jawa Timur, Jazuli mengatakan secara nasional hari ini merupakan peringatan hari kerja layak nasional diperingati oleh sebagian besar serikat pekerja se Asia Pasific dengan satu tuntutan yaitu kenaikan Upah Minimum 2018 minimal sebesar 50 USD atau kisaran Rp650 ribu khususnya di wilayah ring satu.

“Untuk di luar ring satu, kami berharap bisa lebih besar dari Rp650 ribu karena disparitas upah di Jatim sangat tinggi melebihi 60 persen sehingga sudah tidak rasional lagi,” ujarnya di sela-sela aksi.

Ironisnya lagi, lanjut Jazuli berdasarkan hasil survey di 38 kabupaten/kota di Jatim, ternyata harga kebutuhan pokok antar kota/kabupaten tidak ada selisih harga yang signifikan, sehingga hal ini menjadi pertanyaan besar kenapa masih ada disparitas upah dan dimana ada rasa keadilan di Jatim.

“Slogan pemerintah pusat sudah menerapkan satu harga seperti harga BBM di Papua. Tapi kenapa soal upah buruh di Jatim masih ada disparitas yang begitu tinggi,” tegasnya.

1
2
3
BAGIKAN
loading...

1 KOMENTAR

  1. Pernah baca kekayaan 150 konglomerat di Indonesia ? Budi Hartono misalnya, pemilik pabrik rokok ini bisa punya kekayaan US$ 8.3 Milyar, setara dg Rp. 112 Trilyun lebih. Seandainya 10% saja dari kekayaannya yg berupa cash dan disimpan dibank dan bank cukup memberinya bunga simpanan 2,5% per tahun, maka Budi Hartono ini akan mendapatkan pendapatan bunga per hari hampir Rp. 800 Juta. Ingat…pendapatan ini adalah per hari bukan per bulan apalagi pertahun. Tak percaya…hitung saja sendiri. Begitu pula dg konglomerat yg lain.
    Dari mana mereka bisa punya kekayan fantastis ini ? Dari memeras keringat dan darah para buruh pribumi di republik ini selama berpuluh-puluh tahun. Mereka menikmati keuntungan luar biasa besar dan hanya “setetes kecil” dari keuntungan itu yg mau mereka berikan sebagai upah buruh.
    Lihatlah…lihatlah…hanya utk mengharapkan kenaikan USD 50 saja, jika dirupiahkan hanya sekitar Rp. 600 ribuan per bulan, para buruh mesti demo setengah mati. Bahkan nyawapun bisa terancam berhadapan dg aparat “gila” hanya utk mengharapkan kenaikan yg sungguh tak seberapa.
    Ya Allah…dimana hati nurani kalian hai pengusaha, penguasa dan aparat…????

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

Sri Untari

Jadi Cawagub Khofifah, PDIP Akan Pecat Emil Dardak Sebagai Kader

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - PDI Perjuangan akan memecat dengan mencabut kartu tanda anggota (KTA) Bupati Trenggalek Emil Elistianto Dardak sebagai kader partai. Hal ini dilakukan...

Tentukan Nasib Novanto, Inilah Keputusan Rapat Pleno Partai Golkar

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Rapat Pleno Partai Golkar baru saja berakhir. Rapat yang dimulai pukul 13.00 WIB ini menghasilkan beberapa keputusan. Antara lain, Rapat Pleno ‎memutuskan...
sawah tercemar

Diberi Dana Tali Asih, Petani Tetap Tuntut PT Mitrabara Bayar Ganti Rugi Yang Sesuai

MALINAU, SERUJI.CO.ID - PT Bara Dinamika Muda Sukses (BDMS) menyerahkan dana tali asih sebesar Rp500 juta kepada petani sebagai bentuk ucapan permohonan maaf atas tercemarnya...

KANAL WARGA TERBARU

skripsi

Ingin Tulisan “WARGA SERUJI” Dibaca Banyak Pengunjung? Cobalah Trik Ini

SERUJI.CO.ID - Untuk menghasilkan tulisan yang enak dibaca dan membuat pembaca selalu menanti tulisan-tulisan anda di kanal "WARGA SERUJI", saya coba berikan sedikit petunjuk...
follow-leader

Menjadi Seorang Pemimpin

Seorang leader/pemimpin harus memiliki jiwa melayani. Pemimpin yang baik berasal dari pengikut yang baik. Cara menjadi pengikut yang baik adalah dengan mendengar, menjadi seorang...

KAPAN PEMIMPIN HARUS DIPATUHI ?

Luthfi Bashori Suatu saat Rasulullah SAW mengirim satu pasukan dan mengangkat seorang Anshar sebagai pemimpin, serta memerintahkan agar seluruh pasukan mematuhi pemimpinnya. Di tengah jalan, tiba-tiba...