BPJS Samaratakan Kartu Identitas Jaminan Kesehatan Nasional

PALU, SERUJI.CO.ID – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menyamaratakan seluruh kartu identitas pemegang/peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Kepala BPJS Cabang Palu Hartati Rachim, di Palu, Kamis (28/12), mengatakan seluruh kartu identitas jaminan kesehatan nasional, akan diubah menjadi Kartu Indonesia Sehat (KIS).

“Karena pemerintah berkeinginan agar indentitas pengguna JKN-KIS identitasnya sesuai dengan identitas kependudukan,” kata Hartati di sela-sela Media Gathering yang diselenggarakan BPJS Cabang Palu, di Palu, Kamis (28/12) malam.

Hartati mengatakan peserta jaminan kesehatan nasional yang memegang kartu Jamkesda, Jamkesmas, Askes, dan sebagainya, kartu identitasnya diubah ke Kartu Indonesia Sehat.

Ia menyebut peserta sekaligus pemegang kartu tersebut dapat mengunjungi BPJS kesehatan untuk mengubah kartu identitas itu.

“Untuk PNS, pegawai swasta, pegawai BUMD, pegawai BUMN, digantikan secara kolektif. Indentitas peserta JKN akan diubah ke kartu Indonesia sehat,” sebutnya.

Masyarakat berhak untuk mendapat layanan kesehatan lewat jaminan kesehatan nasional, dengan terdaftar sebagai peserta BPJS.

Namun hal itu menjadi kewajiban pemerintah daerah. Karena, setiap pemerintah memiliki kewajiban untuk mendaftarkan masyarakatnya sebagai peserta JKN-KIS di BPJS Kesehatan.

Hal ini sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 111 tahun 2013 yang pada pasal 6a menyatakan penduduk suatu daerah yang belum termasuk dalam program JKN-KIS maka dapat didaftarkan oleh pemda sebagai anggota BPJS Kesehatan.

Karena itu, masyarakat tidak boleh menyalahkan BPJS kesehatan, bila ada keluarga atau saudara yang sakit namun tidak terdaftar sebagai peserta JKN-KIS di BPJS Kesehatan.

“Pemerintah daerah perlu ada penyamaan persepsi, bahwa masyarakat yang didaftarkan menjadi peserta BPJS tidak hanya kalangan menengah ke bawah. Tetapi menengah ke atas juga termasuk,” ujarnya.

Hartati mengimbau masyarakat yang belum terdaftar sebagai peserta JKN-KIS di BPJS, untuk melapor ke pemerintah daerah. (Ant/SU03)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Implikasi Hukum Kebohongan Publik dari Pejabat Negara

JADI DARI KEDUA LANDASAN HUKUM ISLAM TERSEBUT JELAS BERBOHONG ATAU BERDUSTA ADALAH PERBUATAN YANG DILARANG DAN HARAM HUKUMNYA.

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

Boneka Cantik dari Balaikota

Seperti drama korea (drakor), ada yang menangis ada yang tertawa. Akhirnya perburuan rekom PDIP untuk pilwali Surabaya mencapai antiklimaks, Rabu (2/9). And the winner is...Tri Rismaharini sebagai sutradara terbaik. Whisnu berusaha tatag, berdiri di depan kamera menghadap Megawati Soekarnoputri. "Aku tidak akan buang kamu, Whisnu," kata Mega.

Pria 57 Tahun di Bogor: Jari Kaki Terasa Kaku, Bekas Luka Menghitam dan Bersisik

Dok, jari-jari kaki saya terasa kaku, agak mati rasa kadang nyeri, terus kaki kanan di atas mata kaki awalnta gatal saya garuk luka, sekarang sembuh tapi kulitnya jadi bersisik dan menghitam. Ini indikasi apa ya dokter?

TERPOPULER