BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi 2,5-4 Meter di 6 Kawasan Ini

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi untuk sejumlah perairan dan laut di Indonesia, pada Kamis (10/1). Level peringatan itu dari ‘waspada’ hingga ‘berbahaya’.

Dipantau SERUJI dari laman BMKG.go.id, peringatan dini tersebut berlaku mulai Kamis (10/1) pukul 07.00 WIB hingga Ahad (13/1) pukul 07.00 WIB.

Setidaknya ada 6 titik dengan level ‘berbahaya’ atau tinggi gelombang 2,5-4 meter. Kawasan tersebut di antaranya adalah Perairan Kep. Sangihe-Talaud, Laut Maluku bagian utara, Perairan Halmahera, Perairan utara Papua Barat, Laut Halmahera, dan Samudera Pasifik utara Halmahera hingga Papua.

Selain level ‘berbahaya’, disampaikan peringatan dini dengan level ‘waspada’ dengan tinggi gelombang 1,25-2,5 meter. Kawasan tersebut diantaranya adalah Selat Malaka bagian utara, Perairan Sabang-Banda Aceh, Perairan barat Aceh, Perairan barat P. Simeulue hingga Kep. Mentawai, dan Perairan Bengkulu.

Selanjutnya kawasan Perairan barat Lampung, Samudra Hindia barat Sumatera, Selat Sunda bagian selatan, Perairan selatan Jawa hingga Sumbawa, dan Selat Bali-Lombok-Alas bagian selatan.

Kemudian kawasan Samudera Hindia selatan Jawa hingga NTT, Perairan Selatan Pulau Sumba-Rote-Kupang, Laut Timor, Laut Natuna Utara, dan Perairan Kepulauan Anambas hingga Kep Natuna.

Berikutnya kawasan Laut Natuna, Perairan Timur Bintan-Lingga, Selat Makassar Bagian Tengah dan Utara, Laut Sulawesi, dan Perairan utara Sulawesi.

Lalu kawasan Laut Maluku bagian selatan, Perairan utara Kep. Banggai hingga Sula, Perairan Biak hingga Jayapura, dan Laut Arafuru Bagian Barat.

“Harap diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran. Masyarakat dan kapal-kapal yang melakukan aktivitas di pesisir barat Sumatera, selatan Jawa, Bali, NTB, NTT, serta daerah lainnya, khususnya yang tercantum dalam daftar,” tutur BMKG.

“Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada,” imbaunya. (SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

PT Semen Indonesia: Jebloknya Arus Kas Pasca Akuisisi Super Mahal Holcim

Akuisisi mestinya adalah sesuatu yang positif. Tetapi laporan keuangan terbaru SI berkata lain. Akuisisi justru menurunkan kinerja. Mengapa?

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Indonesia Darurat Keadilan