Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) kembali menggelar Indonesian Digital Conference (IDC) 2020. Acara yang direncanakan berlangsung selama dua hari, akan menghadirkan sejumlah ahli yang berkompeten di bidang ekonomi, transformasi dan inovasi digital.

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

“IDC merupakan sumbangsih AMSI untuk bicara seperti apa arah industri digital ke depan dari para ahlinya,” ujar pria yang akrab disapa Kak Wens ini.

Tahun 2019, pada Kamis 28 November, AMSI telah sukses menggelar IDC dengan mengundang para pengusaha, banker, start up, pemerintah, media dan masyarakat yang memiliki perhatian terhadap perkembangan bisnis dan dunia digital di Indonesia. Kegiatan berlangsung di Ballroom Djakarta Theater Jakarta Pusat.

Menurut Wens, IDC tahun 2020 memiliki format yang berbeda dengan tahun lalu. Salah satunya, karena kondisi pandemi Covid-19 yang masih dihadapi Indonesia dan dunia. Para ahli yang akan mengisi setiap sesi dapat menyajikan materi secara online.

“Seperti tahun lalu, kami membuka kerja sama dengan perguruan tinggi,” kata Wens yang juga Chief Content Officer (CCO) Kapanlagi Youniverse (KLY).

Ketua Panitia IDC 2020, Anthony Wonsono mengatakan kegiatan ini akan berlangsung pada Selasa 15 Desember dan Rabu 16 Desember. Meski menghadapi pandemi Covid-19, ekosistem digital terus bertumbuh.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Prabowo, Jokowi dan Massa

Bila peristiwa 212 yang penuh makna direvisi pada versi pengkerdilan, sebuah perubahan sosial yang akan terjadi setelahnya sulit diprediksi. Itu seperti terjadi beberapa waktu sebelum keruntuhan rezim Suharto dua dekade lalu.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.