Berganti Jadi Blibli Arena, Menpora Minta Nama Istora Tetap Tercantum

0
354
Ilustrasi Istora Senayan (foto:Istimewa)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi meminta nama Istora tetap tercantum dalam rencana pengelolaan komplek Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta yang bekerja sama dengan pihak ketiga.

“Ya harus ada Istora-nya lah. Istora itu adalah warisan. Seperti di Palembang, nama arena tetap ada nama Jakabaring,” kata Menpora setelah memberikan sambutan pelepasan siswa-siswa lulusan diklat SKO Ragunan di Jakarta, Jumat (11/5).

Namun, Menpora mengaku pengubahan nama arena olahraga di Komplek GBK menjadi wewenang Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPK-GBK) yang merupakan lembaga di bawah Sekretariat Negara dan bukan pada Kementerian Pemuda dan Olahraga.

“Silakan dikelola dengan profesional. Itu adalah warisan yang patut dijaga dan dikelola, apalagi ada nama Bung Karno di sana,” kata Menpora.

Menpora menekankan pemanfaatan komplek GBK sebagai arena pengembangan prestasi olahraga, terutama setelah penyelenggaraan Asian Games 2018.

“Sebagaimana pesan Presiden, GBK harus dimanfaatkan untuk melahirkan prestasi-prestasi baru. Tapi, Pemerintah selalu mendukung upaya PPK-GBK untuk merawat, memanfaatkan, mengelola komplek olahraga yang lebih profesional, aman, dan nyaman,” kata Menpora.

Sebelumnya, Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPK-GBK) Senayan, Jakarta, mengakui akan tetap mempertimbangkan penggantian nama arena menyusul klaim penggantian Stadion Istora menjadi Blibli Arena oleh sponsor kejuaraan bulu tangkis Indonesia Terbuka 2018.

“Kami selalu terbuka untuk penamaan arena di GBK. Tentu kami mencari mitra untuk penamaan arena itu. Sampai sekarang, kami belum memutuskan apapun dan kami mempertimbangkan penamaan yang lebih dapat diterima publik,” kata Direktur Pembangunan dan Pengembangan Usaha PPK-GBK Gatot Tetuko.

Gatot mengakui sejumlah arena di komplek GBK mampu menarik minat sponsor untuk turut mempunyai hak penamaan arena dan tidak hanya pada Stadion Istora.

“Penamaan arena itu adalah hal yang lumrah baik di dalam maupun luar negeri. Mungkin tidak biasa karena GBK adalah aset negara dan kita sudah menjelang Asian Games,” kata Gatot. (Ant/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Polda Sulsel Ringkus Sindikat Narkoba Jaringan Internasional

MAKASSAR, SERUJI.CO.ID - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sulawesi Selatan meringkus tersangka, yang merupakan sindikat peredaran narkoba jaringan internasional, setelah lebih dari dua tahun...
Pemukiman Yahudi di Tepi Barat

Israel Akan Bangun Ribuan Rumah Baru di Tepi Barat

YERUSALEM, SERUJI.CO.ID - Menteri Pertahanan Israel pada Kamis (24/5) mengatakan berencana meminta persetujuan untuk pembangunan sekitar 2.500 rumah baru sebagai permukiman Yahudi di Tepi...
ott, korupsi

KPK Periksa Bupati Buton Selatan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Bupati Buton Selatan Agus Feisal Hidayat bersama enam orang yang diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) tiba...

Thailand Rebut Angka Pertama Atas Indonesia di Piala Uber

BANGKOK, SERUJI.CO.ID - Tim Thailand merebut angka pertama atas Indonesia pada pertandingan babak perempat final turnamen bulu tangkis beregu putri Piala Uber melalui pemain...

Angka Kurang Gizi di NTB Masih Tinggi

MATARAM, SERUJI.CO.ID - Dinas Kesehatan Nusa Tenggara Barat menyebutkan angka kurang gizi di wilayah itu masih tergolong tinggi. "Masih tinggi prevalensi kurang gizi di NTB,...