Begini Pesan Presiden Jokowi pada Masyarakat Menghadapi Tahun Politik


SRAGEN, SERUJI.CO.ID – Memasuki tahun-tahun politik, Presiden Jokowi menitipkan pesan pada masyarakat. Pesan tersebut ia sampaikan saat menghadiri Khataman dan Haul di Pondok Pesantren An-Najah di Gondang, Sragen, Jawa Tengah, Sabtu (14/7) malam.

Jokowi berpesan agar pesta demokrasi tidak berujung pada rasa permusuhan. Masyarakat diminta untuk jeli dan tidak mudah dikompori.

“Sering kan kalau pilihan Bupati, Wali Kota, Gubernur, Presiden ada yang mengompori. Jangan mau dikompor-kompori,” kata Jokowi saat membacakan sambutan dihadapan peserta dan masyarakat yang hadir.

Ia menambahkan, jangan sampai karena berbeda pilihan, masyarakat menjadi saling bermusuhan satu sama lain. “Jangan sampai lantaran pesta demokrasi kita menjadi tidak saling sapa antartetangga, antarkampung, antarteman,” lanjutnya.

Menurutnya, masyarakat harus pandai menunjukkan kedewasaan dan kematangan dalam berpolitik. Meski berbeda pilihan, Indonesia memiliki ideologi negara Pancasila yang selalu mempersatukan.

Tak hanya itu, Jokowi berpesan agar dalam memilih pemimpin, masyarakat terlebih dahulu melihat rekam jejaknya. Meliputi seperti apa prestasi, capaian dan kinerja.

“Dan saya lihat dari hasil Pilkada, saya melihat masyarakat sudah semakin matang dan dewasa dalam memilih pemimpin,” ujar presiden. (Vita K/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Undang-undang dan Perda Syariah: Ada atau Tidak Ada?

Apakah ada Perda yang secara khusus disebut “Perda Syariah”, misalnya, Perda Provinsi Banten Nomor 10 Tahun 2018 tentang Syariah? Perda semacam itu tidak ada, dan belum pernah dijumpai di daerah manapun di tanah air kita ini. Demikian pula tentang Undang-Undang Syariah, adakah di negara kita ini? Sepanjang pengetahuan saya, UU seperti itu tidak ada.

Masa Bakti Dewan Pendidikan 2014-2019 Berakhir, Pemkot Surabaya Buka Rekrutmen

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Supomo mengatakan bahwa proses rekrutmen akan dimulai dengan pendafatran yang dilakukan secara daring (online) mulai hari ini, Selasa (18/2) hingga Jumat (28/2) mendatang.

Fahira ke Haters Anies: Jangan Sering Gol Bunuh Diri Nanti Kehabisan Energi

Bedakan wilayah Bekasi, Tangerang dan DKI saja tidak mampu. Siapa pengelola Kawasan GBK dan Jembatan Utan Kemayoran saja tidak paham. Bagaimana mau mau kritik apalagi menyerang.

Sering Kesemutan di Tangan Maupun Kaki Sejak Usia Muda, Apakah Sebabnya?

Kesemutan yang saya derita mudah timbul, semisal saat mengendarai sepeda motor, tangan saya memegang stang meskipun tidak erat dalam waktu 10 menit kedua tangan saya merasa kesemutan bercampur kebas, dan akan normal kembali apabila saya lepas.

Dinilai Lembek ke China Soal Natuna, PA 212 Minta Presiden Jokowi Pecat Prabowo

Menurut PA 212, langkah yang diambil Prabowo sangat kontras dengan sikap Presiden Jokowi yang tidak mau berkompromi dengan China yang telah melakukan pelanggaran batas wilayah di perairan Natuna.

Inilah Kekayaan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah Yang Kena OTT KPK

Jumlah harta Saiful ini melonjak hampir empat kali lipat dibanding saat awal ia menjabat Wakil Bupati Sidoarjo periode 2005-2010, yang berdasarkan LHKPN tertanggal 28 April 2006 bernilai total Rp17.349.095.000.

Flash: Bupati Sidoarjo Kena OTT KPK Terkait Dugaan Pengadaan Barang dan Jasa

OTT KPK ini, adalah juga yang pertama kali sejak revisi UU KPK diundangkan menjadi UU Nomor 19 Tahun 2019 atas perubahan kedua atas UU Nomor 30 Tahun 2002.

TERPOPULER

Ternyata Menteri Agama Berasal dari Ormas Islam Yang Sama dengan Ustadz Tengku Zulkarnain

Fachrul Razi tercatat sebagai anggota Majelis Amanah Pusat PB Math'laul Anwar sejak 2018 berdasarkan Surat Keputusan nomor A.166/KPTS/PBMA/V/2018 yang ditandatangani Ketua Umum PB MA, Ahmad Sadeli Karim dan Sekjen Oke Setiadi
close