Begini Pesan Presiden Jokowi pada Masyarakat Menghadapi Tahun Politik

SRAGEN, SERUJI.CO.ID – Memasuki tahun-tahun politik, Presiden Jokowi menitipkan pesan pada masyarakat. Pesan tersebut ia sampaikan saat menghadiri Khataman dan Haul di Pondok Pesantren An-Najah di Gondang, Sragen, Jawa Tengah, Sabtu (14/7) malam.

Jokowi berpesan agar pesta demokrasi tidak berujung pada rasa permusuhan. Masyarakat diminta untuk jeli dan tidak mudah dikompori.

“Sering kan kalau pilihan Bupati, Wali Kota, Gubernur, Presiden ada yang mengompori. Jangan mau dikompor-kompori,” kata Jokowi saat membacakan sambutan dihadapan peserta dan masyarakat yang hadir.

Ia menambahkan, jangan sampai karena berbeda pilihan, masyarakat menjadi saling bermusuhan satu sama lain. “Jangan sampai lantaran pesta demokrasi kita menjadi tidak saling sapa antartetangga, antarkampung, antarteman,” lanjutnya.

Menurutnya, masyarakat harus pandai menunjukkan kedewasaan dan kematangan dalam berpolitik. Meski berbeda pilihan, Indonesia memiliki ideologi negara Pancasila yang selalu mempersatukan.

Tak hanya itu, Jokowi berpesan agar dalam memilih pemimpin, masyarakat terlebih dahulu melihat rekam jejaknya. Meliputi seperti apa prestasi, capaian dan kinerja.

“Dan saya lihat dari hasil Pilkada, saya melihat masyarakat sudah semakin matang dan dewasa dalam memilih pemimpin,” ujar presiden. (Vita K/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Prabowo Subianto, “What Is To Be Done”: Catatan atas Pidato Prabowo

Pidato Prabowo Subianto menggelegar di bumi nusantara kemarin malam. Jutaan atau puluhan juta menyaksikan pidato visi-misi tersebut. Dari sisi pidato, Prabowo luar biasa, mampu sebagai "singa podium", yang menjelaskan pikiran-pikirannya seolah berinteraksi dengan suasana audiens dan seolah tanpa teks.

Takut Komplikasi Diabetes? Ketahuilah Kadar Gula Darah Anda

Merasa badan tidak enak, dan kalau gula darah dirasakan tinggi. “Hhmm, apa gula darah yang tinggi dapat dirasakan,” bisik saya dalam hati.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER