Bawaslu Akan Sampaikan Hasil Klarifikasi Kasus Surat Suara Sudah Tercoblos di Malaysia

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI segera menyampaikan klarifikasi final dan rekomendasi terhadap kasus surat suara sudah tercoblos di Malaysia.

Hal itu disampaikan anggota Bawaslu, RI Fritz Edward Siregar usai penyampaian seruan Pemilu Damai dan ‘imunisasi’ dari wabah hoaks oleh Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi, Parfi 56, dan Bawaslu RI di Jakarta, Senin (15/4).

“Hari ini, Ibu Dewi (anggota Bawaslu Ratna Dewi Pettalolo) sudah pulang, Pak Bagja (Rahmat Bagja) sudah pulang,” kata Fritz Edward Siregar.

Rencananya, kata Edward, jajaran Bawaslu akan melakukan rapat pleno sehingga Selasa (16/4) sudah bisa disampaikan hasil klarifikasi final dan rekomendasi Bawaslu terhadap proses yang berlangsung.


“Nanti malam, kita akan melakukan rapat pleno sehingga minimal besok (16/4) pagi atau siang kami sudah bisa memberikan klarifikasi final dan apa rekomendasi Bawaslu terhadap proses yang akan dilakukan,” jelasnya.

Ditanya adanya dugaan jual-beli suara, Fritz belum mau memberikan komentar karena masih harus menunggu klarifikasi dari dua komisioner Bawaslu yang baru saja kembali dari Kuala Lumpur.

“Kan masih harus menunggu klarifikasi dari Ibu Dewi dan Pak Bagja yang baru kembali dari Kuala Lumpur,” katanya.

Yang jelas, Fritz menegaskan rekomendasi Bawaslu terhadap proses pemungutan suara yang sudah berlangsung di Malaysia akan segera diputuskan.

“Bagaimana mengenai rekomendasi Bawaslu terhadap proses pemungutan yang sudah terjadi di Malaysia, baik dilakukan dengan pos, kotak suara keliling, ataupun datang hadir di TPS langsung yang telah dilakukan kemarin, kami akan putuskan malam ini,” katanya.

Sebelumnya, beredar luas video berdurasi singkat yang menampilkan masyarakat setempat menggerebek sebuah ruko kosong di kawasan Bandar Baru Bangi, Selangor, Malaysia. Di dalam ruko itu ditemukan sejumlah kantong berisi surat suara yang diduga sudah dicoblos untuk pemilihan presiden pasangan tertentu.

Tidak hanya itu ditemukan juga surat suara yang tercoblos untuk beberapa nama calon anggota legislatif dari partai politik tertentu.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Penggratisan Suramadu: Memperdalam Kekeliruan Kebijakan Pemerintah

"Kebijakan ini dibangun di atas paradigma benua, bertentangan dengan paradigma kepulauan. Dalam paradigma benua, kapal bukan infrastruktur, tapi jalan dan jembatan. Kapal disamakan dengan truk dan bis," Prof Danie Rosyid.

KPK Tetapkan Menpora Imam Nahrawi Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Suap KONI

"KPK telah tiga kali yakni pada 31 Juli, 2 Agustus, dan 21 Agustus 2019 mengirimkan panggilan untuk meminta keterangan, tapi IMR tidak pernah datang. KPK sudah memberikan ruang yang cukup bagi IMR untuk memberi keterangan dan klarifikasi pada tahap penyelidikan," ujar Marwata.

Bejat, Oknum Guru Meniduri Muridnya Ratusan Kali Bermodal Janji Menikahi

Aksi bejat yang berlangsung sejak tahun 2014 saat Lan masih berusia 14 tahun itu, dilakukan dengan jurus rayuan telah jatuh cinta pada Lan dan berjanji akan menikahi jika Lan telah berusia 18 tahun.

DPR Terima Surat KPK Soal Firli, Gerindra: Aneh Komisioner Lakukan Serangan di Detik-Detik Akhir

"Ini ada ketakutan yang luar biasa terhadap Firli. Penolakan luar biasa kepada Firli kan aneh nah ini lah intinya dalam fit and proper test ke depan kita akan pertanyakan hal-hal yang seperti itu," ungkap Desmond.

Akhirnya, KPAI Cabut Surat Permintaan Penghentian Audisi Bulu Tangkis Djarum

Kesepakatan itu diambil usai pertemuan antara KPAI dengan PB Djarum yang dipimpin oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi hari ini di Kantor Kemenpora, Jakarta, hari ini, Kamis (12/9).

Habibie Berpulang dengan Didampingi Anak-Cucu dan Keluarga Dekat

Presiden ke-3 RI Burhanuddin Jusuf Habibie saat wafat di Rumah Sakit Pusat TNI Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (11/9), ditemani oleh keluarga dekat termasuk kedua anak dan cucu-cucunya.

Innalillahi, Presiden ke-3 RI BJ Habibie Wafat Pada Pukul 18.05 WIB

Habibie wafat pada usia 83 tahun di Paviliun Kartika RSPAD Gatot Subroto Jakarta Rabu pukul 18.05 WIB, menurut Putra Habibie, Thareq Kemal Habibie.

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Dewan Pers Ingatkan Media untuk Terus Kawal Janji Politik Yang Dilontarkan Pada Pemilu 2019

Menjelang Pemilu 2019 media sibuk membahas tentang persoalan pemilu, namun setelah pemilu media seakan-akan diam.

Nilai Tidak Etis Parpol Pengusung Prabowo Gabung Pemerintah, Begini Kata Pakar Hukum Tata Negara

Saat Pilpres 2019 saling rebut kekuasaan, lantas saat kalah bergabung ke yang menang. Tidak Etis. Kata pakar HKTN ini.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi