Badai Cempaka Hantam Jawa-Bali dan Renggut 11 Nyawa

0
218
Bencana banjir di berbagai daerah, Selasa (28/11).

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Siklon tropis (badai) Cempaka yang berada di perairan sekitar 32 Km selatan-tenggara Pacitan, Jawa Timur mengakibatkan bencana banjir, longsor dan puting beliung dan gelombang tinggi di Jawa dan Bali. ‎Sedikitnya, 21 kabupaten/kotan di Pulau Jawa Bali terdampak badai ini.

Data sementara yang dihimpun Posko Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), bencana tersebut terjadi Kabupaten Situbondo, Sidoarjo, Pacitan, Wonogiri, Ponorogo, Serang, Sukabumi, Purworejo, Tulungagung, Semarang, Klaten, Malang, Wonosobo, Klungkung, Kota Yogyakarta, Gunung Kidul, Kulon Progo, Sleman, Bantul, Kudus, dan Sukoharjo.

Daerah Pacitan yang paling dekat dengan siklon tropis Cempaka terjadi hujan lebat sehingga menimbulkan banjir dan longsor pada Selasa (28/11) dini hari.

Loading...

Banjir meluas terjadi 13 desa di 3 kecamatan yaitu Kecamatan Pacitan (Desa Sirnoboyo, Desa Sukoharjo, Desa Kayen, desa kembang, Desa Ploso, Desa Arjowinangun, Desa Sidoharjo), Kecamatan Kebon Agung (Desa Purworejo,  Desa Banjarjo, Desa Kebon Agung), dan Kecamatan Arjosari (Desa Pagutan, Desa Jatimalang, Desa Arjosari). Jalan lintas selatan lumpuh total.

“Banyak sungai yang meluap menyebabkan ribuan rumah terendam banjir,” kata Sutopo Purwo Nugroho selaku‎ Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB‎, di Jakarta, Selasa (28/11).

Banjir dan longsor menyebabkan 11 orang meninggal dunia yang menerjang Kabupaten Pacitan. Ke-11 korban meninggal dunia terdiri dari 9 orang akibat tertimbun tanah longsor dan 2 orang hanyut terbawa banjir. Korban longsor berasal dari Desa Klesem, Kecamatan Kebonagung sebanyak 7 orang dan dari Desa Sidomulyo, Kecamatan Ngadirojo sebanyak 2 orang.

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU