Atas Dedikasi dan Perjuangannya, Sinta Wahid Dianugerahi Gelar “Ibu Bangsa”

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Istri presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid, Sinta Nuriyah Wahid, dianugerahi gelar ‘Ibu Bangsa’ oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Kongres Wanita Indonesia (Kowani).

“Penghargaan ini beban sekaligus amanah dan cambuk bagi saya untuk melecut semangat perjuangan untuk terus berjuang demi keutuhan bangsa dan negara,” kata Sinta dalam seminar dalam rangka Peringatan Hari Ibu ke-90 di Auditorium Adhyana, Wisma Antara, Rabu (5/12).

Sinta mengatakan persatuan dan kesatuan merupakan pilar suatu bangsa agar dapat berdiri tegak.

Sinta kemudian menceritakan upayanya dalam memelihara persatuan dan kesatuan dengan menggagas acara buka puasa dan sahur bersama dengan mengajak seluruh komponen bangsa tanpa melihat agama dan asal-usulnya.

Baca juga:¬†Akhirnya, Keluarga dan Barisan Kader Gus Dur Dukung Jokowi-KH Ma’ruf Amin

“Buka puasa dan sahur bersama itu untuk mengekspresikan kebersamaan tentang rasa hormat, tolong menolong, saling menyayangi antaranak bangsa Indonesia,” tuturnya.

Menurut Sinta, Indonesia adalah satu meskipun terdiri atas berbagai suku, bangsa, agama dan budaya, yaitu satu nusa, satu bangsa dan satu bahasa.

“Penghargaan ini semoga bisa menjadi obor semangat untuk terus berjuang merajut keutuhan bangsa dan negara,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Kowani Giwo Rubianto Wiyogo mengatakan seluruh perempuan Indonesia wajib menjadi “Ibu Bangsa”.

“Menjadi ‘Ibu Bangsa’ bagi perempuan Indonesia adalah kewajiban, bukan pilihan. ‘Ibu Bangsa’ sejati harus maju dan mampu menjadi teladan,” katanya. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Sambut Konferwil AMSI Jatim, Begini Pesan Kapolda Jawa Timur

"Saya terima kasih teman-teman dari AMSI, mudah-mudahan bisa mengawal suplai berita kepada masyarakat dalam koridor jurnalistik yang tetap menjaga objektifitas. Saya senang sekali bisa audiensi dan bersilaturahmi," kata Irjen Fadil di Mapolda Jatim

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

TERPOPULER