Angkutan Online Diberi Plat Khusus di Indramayu

SUKABUMI, SERUJI.CO.ID – Angkutan online atau resmi bernama angkutan sewa khusus (ASK) di Kota Sukabumi, Jawa Barat diberikan nomor plat khusus untuk membedakan dengan kendaraan lainnya.

“Untuk plat nomornya tetap hitam tetapi ASK diberikan tanda berupa kode khusus di nomor kendaraannya,” kata Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Dinas Perhubungan Kota Sukabumi Imran Whardani di Sukabumi, Rabu (7/2).

Menurutnya, kode khusus ini berupa tiga huruf di belakang nomor ASK tersebut. Namun untuk yang berwewenang mengeluarkan nomor kendaraan khusus tersebut pihak kepolisian.

Pihaknya hanya mengurusi dan mengatur masalah terkait administrasi operasional kendaraan berbasis daring tersebut seperti KIR. Ia mencontohkan plat nomor polisi ASK seperti F 1234 OLT sehingga warga bisa membedakan antara angkutan online dengan angkutan pribadi.

Namun di sisi lain, dengan adanya perubahan nomor plat kendaraan ASK tersebut, otomatis STNK mobil tersebut ikut berubah. Tapi untuk prosedurnya pihaknya menyerahkan kepada kepolisian.

“Hingga saat ini belum ada satupun perusahaan penyedia jasa ASK yang beroperasi di Kota Sukabumi memiliki izin atau dengan kata lain masih ilegal, karena sesuai dengan ketentuannya izin tersebut diterbitkan atau dikeluarkan oleh Peprov Jabar,” tambahnya.

Imran mengatakan untuk pengurusan izin, pihak perusahaan jasa ASK harus meminta izin dahulu ke Pemprov Jabar dan setelah diterbitkan izinnya, baru kendaraan (mobil) akan dipasang stiker ASK serta nama perusahaan dan rute wilayah operasionalnya di kaca depan dan belakang.

Lanjut dia, mobil yang sudah mendapatkan izin operasi tersebut harus melakukan uji KIR, kemudian perusahaan yang menaungi ASK tersebut membawa mobil tersebut ke kantor polisi untuk mengurus STNK dan nomor kendaraan khusus.

Pengurusan izin ini agar keberadaan dan operasionalnya memperoleh perlindungan hukum. Hingga kini sudah ada sekitar lima perusahaan jasa ASK yang tengah membuat izin ASK di Pemprov Jabar. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

Sambut Festival Belanja Lajang 11.11, Ecovacs Robotics Beri Promo Diskon Hingga 55%

Perusahaan penyedia Robot Rumah Tangga, ECOVACS ROBOTICS, akan meberikan promos diskon besar-besaran hingga 55% untuk berbagai produk unggulan seperti DEEBOT OZMO T8 AIVI, DEEBOT OZMO T8, dan DEEBOT U2 PRO.

150 Ide Bisnis Terbaik Siap Bersaing dalam DSC XI

Program Initiator DSC XI, Edric Chandra mengungkapkan dii tengah kondisi perekonomian yang masih belum stabil lantaran pandemi COVID-19, semangat gerakan wirausaha justru diterima oleh DSC XI.

Kembali Terjadi, Ratusan Kader Militan PDIP Alihkan Dukungan ke Machfud-Mujiaman

Kader yang tergabung dalam kelompok yang menamakan diri Banteng Ketaton tersebut mendeklarasikan dukungannya pada Ahad (8/11) kemarin di daerah Pandegiling yang dikenal sebagai jantungnya PDI Perjuangan di Surabaya.

Tekan Hoaks Selama Pilkada 2020, AMSI Gelar Cek Fakta di 16 Wilayah

Kegiatan Cek Fakta sebagai bentuk kontribusi AMSI kepada publik dengan memberikan informasi yang bermutu selama masa Pemilihan Kepala Daerah 2020 dan menekan hoaks (mis/disinformasi) yang berpotensi beredar selama berlangsungnya masa kampanye dan Debat Pilkada 2020.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Kemcer Di Curug Cipeteuy