Aksi Mogok Sopir Truk Tangki Pertamina Disayangkan

1
126
pertamina, truk tangki
Truk distribusi BBM Pertamina (Foto: Istimewa)

JAKARTA – Aksi mogok sopir truk tangki bahan bakar minyak (BBM) disayangkan karena dilakukan bersamaan dengan musim mudik Lebaran saat kebutuhan energi meningkat sehubungan lonjakan lalu lintas barang dan orang.

“Aksi tersebut sangat disayangkan karena kalau pasokan BBM sebagai sumber energi terganggu maka lalu lintas barang dan orang juga akan mengalami gangguan yang luar biasa,” kata pengamat ekonomi INDEF, Drajad Wibowo dalam keterangan tertulisnya, Rabu (21/6).

Drajad memahami bahwa para sopir truk tangki BBM tersebut membutuhkan perhatian. Tetapi, lanjut dia, jangan hanya karena tuntutan tersebut mereka memilih melakukan aksi mogok saat momen Lebaran.

“Seharusnya koordinator para sopir tidak hanya memikirkan kepentingan mereka, tetapi harus mementingkan masyarakat lebih luas,” kata Drajad.

Di sisi lain ia mengingatkan bahwa dampak mogok sangat tergantung jumlah pendemo. Jika dilakukan hanya beberapa orang, maka dampaknya tidak besar.

Namun kalau dalam jumlah banyak, tentu dampaknya luar biasa, bahkan bisa lebih parah dari kasus kemacetan Brexit tahun lalu.

“Tetapi saya percaya, Pertamina dan aparat tidak akan tinggal diam,” kata Drajad.

Sebelumnya, sedikitnya 2.500 Awak Mobil Tangki (AMT) di berbagai wilayah yang tergabung dalam Federasi Buruh Transport Pelabuhan Indonesia (FBTPI) melancarkan aksi mogok kerja pada 19 Juni hingga 26 Juni nanti.

Aksi itu merupakan protes terkait dengan dugaan pemecatan 414 AMT oleh perusahaan alih daya yang ditunjuk PT Pertamina Patra Niaga pada 26 Mei lalu.

Beberapa tuntutan mereka antara lain pencabutan status PHK serta mempekerjakan kembali kru yang di PHK sepihak, dan segera merubah status kru AMT jadi pekerja tetap.

PT Pertamina Patra Niaga merupakan perusahaan milik PT Pertamina (Persero) yang bergerak di bidang perdagangan BBM, pengelolaan BBM, pengelolaan armada dan pengelolaan depot. (IwanY)

Komentar

BACA JUGA
ott, korupsi

OTT Oknum BPN Lhokseumawe Ditetapkan Jadi Tersangka

LHOKSEUMAWE, SERUJI.CO.ID - Tim Saber Pungli Lhokseumawe, Provinsi Aceh, menetapkan salah seorang oknum PNS di Badan Pertanahan Nasional (BPN), S (54), menjadi tersangka hasil dari...
gunung agung

Promosi Pariwisata Bali Pasca Erupsi Gunung Agung

DENPASAR, SERUJI.CO.ID - Gunung Agung dengan ketinggian 3.142 meter di atas permukaan laut di Desa Rendang, Kabupaten Karangasem, wilayah timur Bali, yang sempat beberapa...
Rudiantara

2019 Kominfo Targetkan Indonesia Terhubung Internet

YOGYAKARTA, SERUJI.CO.ID - Menteri Komunikasi dan Informatika RI Rudiantara menargetkan seluruh kabupaten/kota di Indonesia terhubung jaringan internet dengan kecepatan tinggi pada 2019 sehingga semua orang...
Abhan

Bawaslu: Penyelenggaraan Pilkada Jangan Mudah Tergoda Suap

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Abhan mengingatkan seluruh jajarannya untuk tidak mudah tergoda suap selama menyelenggarakan pemilihan kepala daerah (pilkada)...
Suap

Terkait Suap, KPU Jabar Panggil KPU Garut

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat akan memanggil jajaran KPU Garut untuk meminta klarifikasi terkait dugaan operasi tangkap tangan terhadap...
loading...
Screenshot_20180115_194046

PKS Optimis Peroleh 5 Kursi DPRD Pasaman Barat pada Pileg 2019

SIMPANG EMPAT – PKS optimis lima kursi DPRD Kabupaten Pasaran Barat akan diperolehnya pada pileg 2019. Hal ini disampaikan oleh Fajri Yustian Ketua Tim...
images (5)

Garis 7: Sesat Nalar

Analogi adalah sebuah cara otak untuk memahami sesuatu. Analogi mirip dengan perumpamaan. Jika ada orang yang bertanya bagaimana cara membuat jelly, maka paling mudah...
IMG_20180224_110625_530

Mencari Logika di Balik Kasus Tuduhan ke Habib Rizieq Shihab

Habib Rizieq Shihab (RHS) juga ditetapkan sebagai tersangka, setelah sebelumnya FH dijerat pasal pornografi dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. RHS bahkan...