Akhirnya, Dahnil Anzar Bergabung di Pemerintahan Jokowi Sebagai Staf Khusus Menteri Pertahanan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi saat Pilpres 2019, Dahnil Anzar Simanjuntak akhirnya secara resmi ikut bergabung dalam pemerintahan Presiden-Wakil Presiden Jokowi-Kh Ma’ruf Amin.

Dahnil yang juga merupakan Juru Bicara Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto, mengaku telah secara resmi ditunjuk Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto sebagai staf khusus Menteri Pertahanan.

“Iya benar saya ditunjuk Pak Prabowo,” kata Dahnil sebagaimana dilansir CNNIndonesia, Selasa (12/11).

Dahnil yang dikenal sangat keras mengkritisi pemerintahan Presiden Jokowi sebelumnya, mengaku baru ia yang ditunjuk Prabowo sebagai staf khusus yang berwenang di bidang Komunikasi publik pada bidang sosial ekonomi dan hubungan antara lembaga.

“Juru Bicara Menhan, staf khusus bidang Komunikasi Publik, sosial ekonomi dan hubungan antar lembaga,” jelas Dahnil.

Penampilan perdana Dahnil sebagai staf khusus Menhan Prabowo Subinato di depan publik, terlihat saat Rapat Kerja Menhan dengan Komisi I DPR RI pada Senin (11/11) kemarin.

Terlihat Dahnil hadir dengan stelan jas lengkap dan sibuk mencatat pandangan fraksi dalam Raker perdana Kemenhan dengan DPR RI tersebut.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER