Akademisi: Cawapres Jokowi Baiknya Berlatar Hukum

1
57
Presiden Jokowi.

KUPANG, SERUJI.CO.ID – Akademisi dari Universitas Muhammadiyah Kupang Dr Ahmad Atang mengatakan sebaiknya Jokowi mengambil pendamping berlatar belakang orang hukum karena tantangan ke depan yang dihadapi bangsa ini bukan pada ekonomi, tetapi penegakan hukum.

“Menurut hemat saya, pendamping Jokowi mestinya berlatar belakang orang hukum karena tantangan ke depan bukan ekonomi tapi penegakan hukum,” kata Ahmad Atang di Kupang, Kamis (17/5).

Menurut dia, ke depan akan terjadi banyak benturan kepentingan yang bersentuhan dengan relasi antara rakyat dan negara.

Loading...

Gerakan masyarakat akan menguat dengan kebebasan sipil karena liberisasi demokrasi, dan adanya petarungan antara politik aliran versus nasionalis, katanya.

Bahkan gerakan radikalisme akan berubah wajah sebagai gerakan politik, katanya Ahmad Atang menambahkan.

Dalam kondisi seperti ini, Jokowi membutuhkan sokongan dari aspek hukum dalam pengambilan keputusan, katanya.

Mengenai peluang tokoh Kristen, dia mengatakan Jokowi tidak melakukan itu karena resiko terlalu besar.

“Di tengah ‘mind set’ publik yang masih berbasis pluralisme seperti ini maka cara pandang multikulturalistik seperti yang dilakukan Jokowi selama di Solo dan DKI dalam pilpres mendatang riskan bagi Jokowi,” katanya.

Menurut dia, saat ini Jokowi sedang berupaya berdamai dengan kelompok sektarianisme, maka tentunya politik pluralisme yang digunakan untuk menjinakan komumitas ini.

“Jadi bagi saya, Pilpres 2019 bukan hanya soal siapa menang dan siapa kalah, tapi ini pertarungan ideologi,” katanya.

Karena itu, maka Jokowi harus menang agar ideologi aliran tidak semena-mena di negeri ini, karena hanya dengan politik, mereka bisa dikalahkan, kata mantan Pembantu Rektor I UMK itu. (Ant/SU02)

loading...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU