Ajaib Tanah di Laut Bisa Bersertifikat, Anggota DPR Ini Akan Panggil BPN

1
4883
  • 1.5K
    Shares
Sertifikat tanah yang dikeluarkan BPN (ilustrasi).

KARIMUN, SERUJI.CO.ID – Anggota Komisi II DPR RI, Dwi Ria Latifa, meminta Badan Pertanahan Nasional (BPN) menjelaskan persoalan tanah pantai dan laut di Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun yang memiliki sertifikat hak milik.

“Saya akan tanyakan secara resmi ke BPN, pakai surat resmi. Dan kebetulan saya di Komisi II dan BPN adalah mitra Komisi II,” kata anggota DPR RI dari daerah pemilihan Kepulauan Riau itu di Tanjung Balai Karimun, Kabupaten Karimun, Kepri, Ahad (14/1).

Dwi Ria Latifa mengatakan BPN harus menjelaskan ke Komisi II, tentang bagaimana proses penerbitan sertifikat di laut. “Apakah itu legal, dan batasnya seperti apa, karena tanah pantai dan laut itu adalah bagian dari milik negara, tidak boleh dijadikan hak milik,” katanya.

Politikus PDI Perjuangan tersebut mengaku sengaja datang ke Karimun untuk melihat langsung tanah pantai dan laut yang dimiliki perorangan dengan status sertifikat hak milik.

“Saya mendapat informasi, di kampung saya, ada laut yang dijadikan sertifikat atas nama pribadi. Saya juga agak aneh, ada sertifikat yang keluarnya pada 2017, ternyata sertifikat itu untuk laut dan pantai,” kata politikus kelahiran Tanjung Balai Karimun tersebut.

Saat meninjau lahan laut dan pantai tersebut, dia mengaku kaget, karena tanah yang dipermasalahkan benar-benar berada di atas pantai, bahkan sampai ke laut dengan jarak sekitar 200 meter dari titik pasang tertinggi. Selain itu, batas tanah yang dipatok ke arah laut adalah sebuah boya putih, yang mengapung di air meski kala itu air laut sedang surut pada titik paling rendah.

“Kenapa batasnya bisa boya. Setahu saya, boya itu untuk rambu di laut. Ini aneh,” ujarnya.

Langganan berita lewat Telegram
loading...

1 KOMENTAR

  1. Di Jakarta juga ada lhooo…. itu Reklamasi , laut di urug tanah jadi daratan sekarang pada bersertipikat dan sangat kilat prosesnya…tolong tanyakan juga ya…

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU