‘Words on Wheels’ Perpustakaan Keliling di Yogyakarta Diresmikan

0
66
Perpustakaan Keliling Words on Wheels
Siswa memilih buku di Perpustakaan Keliling Words on Wheels di SDN Timuran Yogyakarta, Senin (13/11/2017). (Foto: Hanif/SERUJI)

YOGYAKARTA, SERUJI.CO.ID – Apakah Anda masih sering berkunjung ke perpustakaan? Di Yogyakarta, kini ada layanan perpustakaan keliling yang setiap hari melayani pembaca.

Layanan perpustakaan keliling ini mengusung nama ‘Words on Wheels’ atau disingkat WoW. WoW baru saja diresmikan pada Senin (13/11) dan siap menyambangi sekolah-sekolah yang ada di Yogyakarta.

Pantauan SERUJI pada Senin, di halaman SDN Timuran Yogyakarta, WoW sudah menyambangi para siswa dan siap memberikan pelayanan perpustakaan bagi siswa dengan beragam koleksi buku.

Para siswa SDN Timuran tampak antusias dengan kehadiran perpustakaan keliling ini.

Tampak hadir, Yaacob Ibrahim selaku Menteri Komunikasi Informasi Singapura yang melihat kondisi perpustakaan keliling yang ada di SDN Timuran.

“Program WoW merupakan pustaka keliling yang diprakasrsai dan dikelola SIF (Singapore International Foundation, red) yang bertujuan menanamkan budaya membaca dan belajar bagi kalangan anak-anak dan remaja di masyarakat setempat,” kata Yaacob.

Yaacob menambahkan, program ini pertama kali diluncurkan pada 2011. Program WoW sudah diterapkan di Vietnam, Sri Lanka, dan Indonesia di Kota Bandung. Program ini telah diakses lebih dari 40 ribu siswa.

“Perpustakaan keliling biasa kami manfaatkan untuk mengembangkan anak-anak yang berhubungan dengan kegiatan literasi,” ujar Kepala Sekolah SDN Timuran Esti Kartini.

Sebelumnya perpustakaan keliling memang sudah ada, namun perpustakaan keliling sebelumnya merupakan program milik Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Yogyakarta.

Tidak hanya buku yang dibawa oleh perpustakaan keliling, Words on Wheels juga membawa serta beberapa laptop dan tablet, untuk menunjang kegiatan literasi yang telah disediakan oleh WoW.

Rafanita seorang murid SDN Timuran salah satu yang senang dengan adanya kehadiran WoW di sekolah mereka.

“Suka baca yang ada di tablet, soalnya lebih menarik,” ujar siswi kelas 6 tersebut.

Kedepanya, Words on Wheels tidak hanya akan menyambangi SD saja, namun juga SMP dan SMA. (Hanif/SU02)

Komentar

BACA JUGA

Ratusan Bangunan Warisan Budaya, Belum Dapat Rekomendasi Cagar Budaya

 KULON PROGO, SERUJI.CO.ID - Sebanyak 300 bangunan warisan budaya yang tersebar di 12 kecamatan, di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, belum mendapat rekomendasi...

Gunakan Ijaazah Palsu, KPU Tak Loloskan Kandidat Petahana

SENTANI, SERUJI.CO.ID - Kandidat petahana dalam Pilkada Mimika yakni Eltinus Omaleng yang berpasangan dengan Johanes Rettob, dinyatakan tidak memenuhi syarat menjadi peserta pilkada serentak...

Dua Pemukiman Terbakar Akibat Karhutla, Polisi Tindak Tegas Pelaku

PONTIANAK, SERUJI.CO.ID - Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Irjen Pol Didi Haryono mengatakan telah memerintahkan seluruh jajaran untuk menangkap pelaku pembakaran lahan dan menindak...

Bawaslu: Kabupaten Badung Rawan Pelanggaran Pilkada Bali

DENPASAR, SERUJI.CO.ID - Badan Pengawas Pemilu Provinsi Bali menyatakan Kabupaten Badung menjadi daerah yang paling rawan terjadi pelanggaran Pilkada Bali 2018, dibandingan dengan delapan...

Cegah Kenakalan Remaja, Pemkot Berlakukan Jam Malam Pelajar

TERNATE, SERUJI.CO.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate, Maluku Utara (Malut) akan memberlakukan jam malam kepada pelajar di daerah ini, untuk mencegah mereka melakukan tindakan...
loading...
Ilustrasi

Sudah Tepatkah Berlomba-lomba Membuka Minimarket Ummat?

Gegap gempita ummat berjamaah mendirikan Koperasi dengan usaha minimarket perlu diapresiasi. Pasalnya telah tumbuh kesadaran bagaimana menumbuhkan ekonomi ummat supaya lebih berdaya di negeri...
IMG20180217143208

Mengenal Istana Kuning di Kabupaten Kotawaringin Barat

Kotawaringin Barat - Terlintas dalam benak kita sebutan Istana Kuning maka warnanya akan kuning semua. Namun beda dengan Istana Kuning yang berada di tengah...
IMG_20180214_093436_928

Pilkada Calon Tunggal, Demokratiskah?

Pemilihan kepala daerah serentak sudah dalam hitungan bulan lagi.  Harapan akan pesta demokrasi dengan menggunakan hak pilihnya untuk menentukan calon pemimpin daerahnya.  Begitu juga...