Tour de Singkarak 2017 Lalui 18 Kabupaten/Kota di Sumbar

0
80
Pembukaan Tour de Singkarak 2017
Pemukulan gandang tasa sebagai tanda dimulainya pelaksanaan Tour de Singkarak 2017, di Istano Basa Pagaruyung, Jumat, 17/11/2017. (Foto: Zardi)

TANAH DATAR, SERUJI.CO.ID – Tour de Singkarak (TdS) 2017 resmi dibuka di Istano Basa Pagaruyung, Kabupaten Tanah Datar, Jumat (17/11) malam. TdS tahun ini diikuti oleh pebalap dari 19 tim termasuk Indonesia dengan 6 tim.

Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit dalam sambutannya menyampikan, TdS tahun ini mengalami peningkatan dari jumlah Kabupaten/Kota yang akan dilalui oleh pebalap.

“Tahun 2016 lalu, hanya 17 Kabupaten/Kota yang dilalui oleh pebalap TdS, dan Alhamdulillah tahun ini dengan masuknya Kabupaten Solok Selatan, maka akan melintasi 18 Kabupaten/Kota di Sumatera Barat,” jelasnya.

Nasrul Abit juga menyampaikan, dampak dari pelaksanaan TdS adalah banyak mendatangkan wisatawan dan tentunya akan menggerakkan perekonomian masyarakat Sumbar.

“Tahun ini kami menargetkan jumlah wistawan yang datang ke Sumbar sebanyak 60.000 orang,” sebutnya.

Untuk tahun depan, pelaksanaan TdS menurut Nasrul Abit akan tetap dibantu oleh Kementerian Pariwisata.

“Kami bersama seluruh Kabupaten/Kota sudah bersepakat, bahwa untuk tahun depan TdS masih akan tetap dilaksnakan,” terangnya.

Sementara itu, Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara, Esthy Reko Astuti menyampaikan pentingnya pelaksanaan TdS tahun ini merupakan yang ke-9 kalinya.

“Namun yang lebih penting adalah bagaimana setelah pelaksanaan TdS ini, akomodasi (hotel dan penginapan) yang ada di Sumatera Barat, khususnya Tanah Datar masih selalu ramai dikunjungi oleh para wisatawan” sebutnya.

Menurut Esthy, untuk mengatasi permasalahan tersebut dapat diatasi dengan menjalin kerjasama antara pemerintah Kabupaten/Kota dengan Pemerintah Provinsi dan juga Pemerintah Pusat.

“Jika nanti ada acara pusat, kami bisa mengarahkan atau memberikan rekomendasi agar pelaksanaan acara tersebut dilaksanakan di daerah-daerah, jadi pengunjung atau wisatawan akan terus banyak berdatangan ke Kabupaten/Kota di Sumatera Barat,” ujarnya.

Namun demikian, Esthy juga mengingatkan agar para wisatawan atau pengunjung yang datang ke Sumbar tidak kecewa, maka perlu didukung dengan amenitas yang lebih lengkap.

“Misalnya harus dilengkapi dengan restoran yang mempunyai tarif yang jelas, atau sarana ibadah dan kesehatan yang selalu ada dilokasi wisata,” ungkapnya.

Sebelum dilaksanakan acara pembukaan, seluruh pebalap dan undangan dijamu makan malam di Istano Basa Pagaruyung, dan sebagai tanda dibuka TdS 2017 dilaksanakan pemukulan gandang tasa.

Kemeriahan pembukaan TdS semakin terasa dengan penampilan dari Arman Maulana yang merupakan vokalis band GIGI. (Zardi/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Wapres Minta Menag Revisi 200 Daftar Mubaligh

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin untuk merevisi daftar pendakwah yang direkomendasikan karena sebelumnya dikeluarkan Kemenag hanya...

Banyuwangi Masuk Kota Cerdas ASEAN

BANYUWANGI, SERUJI.CO.ID - Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, bersama dengan Jakarta dan Kota Makassar, Sulawesi Selatan, masuk dalam jaringan Kota Cerdas ASEAN atau ASEAN Smart...

Korban Tewas Jatuhnya Pesawat di Kuba Jadi 111 Orang

HAVANA, SERUJI.CO.ID - Jumlah korban tewas pada salah satu bencana udara terburuk di Kuba meningkat menjadi 111 pada Senin (21/5), sementara Meksiko menangguhkan kegiatan...
ekonomi syariah

MUI Dukung 200 Daftar Mubaligh

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Ma'ruf Amin mendukung langkah Kementerian Agama yang merilis daftar nama mubaligh karena sifatnya untuk pencegahan terhadap...
Siswa SMA/MAN

Jawa Timur Jalin Kerja Sama Pendidikan dengan Korsel

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Dinas Pendidikan Jawa Timur menjajaki kerja sama pendidikan dengan Korea Selatan setelah ada pertemuan kepala sekolah SMA/SMK se-Surabaya dengan sebuah konsultan...