Dana Persiapan Asian Games Masih Mepet

JAKARTA – Persiapan Asian Games 2018 sudah berjalan namun belum optimal karena dana masih sangat terbatas. Hal itu terungkap dalam Rakor Asian Games 2018 di kantor Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) di Jakarta, Senin (14/2).

“Persiapan terus dilakukan, namun ada persoalan. Kebutuhan total untuk persiapan Rp 8 trilyun, baru tersedia Rp 500 milyar pada 2017 dan hanya Rp 52 milyar pada 2016,” begitu pernyataan Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga merangkap Kepala Komunikasi Publik Kemenpora, Gatot S. Dewa Broto.

Dalam rapat yang dipimpin Plt Deputi 5 Menko PMK dan dihadiri Deputi 4 Kemenpora, Deputi Kepala BPKP bidang Polhukam, INASGOC, KONI, Pemda DKI, Pemda Sumsel, Pemda Jabar, dan sejumlah Kementerian dan Lembaga Non-Kementerian serta TNI dan Polri ini juga diungkap persiapan di berbagai hal.

Panitia Penyelenggara Asian Games (INASGOC) menjelaskan up date kemajuan persiapan penyelenggaraan. Selain mepetnya anggaran, juga dilaporkan persiapan kemanjuan seluruh kegiatan. Mengingat, pada November akan ada Test Event dan pada 18 Agustus akan ada count down.

Sementara itu, BPKP mengingatkan INASGOC lebih berhati-hati dan rinci dalam perencanan dan penggunaan anggaran. Untuk itu, BPKP sangat welcome untuk melakukan pendampingan dalam rencana penggunaan anggaran serta memastikan penggunaan sumber keuangan dari sponsorship secara tepat.

EDITOR: Omar Ballaz

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.