Khalil Khorshid Tunggu Penobatan Juara Tour de Singkarak 2017

0
83
Tour de Singkarak 2017
Sejumlah pembalap melewati tanjakan pada Tour de Singkarak 2017, di Sitinjau Laut. (Foto: Istimewa)

AGAM, SERUJI.CO.ID –¬†Kejuaraan Tour de Singkarak (TdS) 2017 baru memasuki etape delapan yang finis di Agam, Sumatera Barat, Sabtu (25/11), namun posisi Khalil Khorshid tinggal menunggu penobatan sebagai juara setelah mengambilalih posisi pemuncak klasemen (yellow jersey) dari Daniel Whitehouse.

Pebalap Tabriz Shahrdary Team Iran ini sukses mengambilalih posisi pemuncak klasemen setelah menjuarai etape delapan yang finis di ketinggian tepatnya di Embun Pagi Agam dengan catatan waktu 03:37:12 untuk menempuh jarak 135,2 km yang start dari Lembah Anai.

Kemenangan ini mendongkrak posisinya dalam klasemen umum dengan total catatan waktu 27:12:23 atau berbalik unggul 48 detik dengan Daniel Whitehouse dari CCN Cycling Team Laos yang sejak etape lima memegang posisi puncak tersebut.

Dengan selisih waktu 48 detik, peluang pebalap dengan nomor start 45 ini sangat besar mengingat balapan tinggal menyisakan satu etape dari Pasaman menuju Bukittingi, Ahad (26/11) dengan jarak tempuh 117,2 km dan rutenya cenderung ringan.

“Balapan hari ini memang berat. Tapi saya mampu mengambilalih yellow jersey. Misi kami tinggal mempertahankan posisi saat ini. Saya dan tim akan terus berusaha hingga balapan selesai,” kata Khalil Khorshid usai balapan.

Jika Khalil ingin menjadi juara kejuaraan yang didukung penuh oleh Kementerian Pariwisata yang masuk edisi sembilan ini, syarat utamanya adalah harus finis di etape sembilan bersama dengan rombongan besar terdepan. Dengan demikian, peluang digeser kecil.

Melihat tim yang ada, Khalil memang di atas angin karena didukung dengan rekan satu tim yang berpengalaman yaitu Mirsamad Pourseyedigolakhour, Saied Safarzadeh dan Mohammadesmaeil Chaichiraghimi. Bisa dipastikan rekan satu timnya akan mempertahankan posisi yang ada.

Tidak hanya untuk posisi pemuncak klasemen (yellow jersey), tim asal Iran ini juga tinggal menunggu penobatan sebagai juara untuk kategori tim. Hingga etape delapan, total catatan waktunya adalah 82:03:07 atau selisih 22 menit 26 detik dengan KFC Cycling Team Indonesia yang berada diposisi dua.

“Secara tim, selisih waktu kami memang cukup jauh dengan Tabriz. Makanya, di etape terakhir besok, saya dan tim juga akan fokus untuk mempertahankan posisi dua yang saat ini kami pegang,” kata salah satu pebalap KFC, Jamal Hibatulloh saat dikonfirmasi.

Khalil Khorshid selain memegang yellow jersey, dipastikan bakal dinobatkan sebagai raja tanjakan (polkadot jersey) TdS 2017 setelah membukukan 92 poin. Pencapaian ini tidak mungkin terkejar pebalap lain meski di etape sembilan ada dua titik tanjakan (KOM) karena jika poin maskimalkan dijumlahkan hanya 16 poin dan lawan terdekatnya Wilmar Jahir dengan 71 poin.

Sementara itu untuk posisi raja sprint (green jersey) hingga saat ini dipegang oleh Robert Muller dari Embrace The World Team Jerman dengan 77 poin dan tidak bakal terkejar pebalap lain meski di etape terakhir ada tiga titik sprint. Sedangkan untuk pebalap Indonesia tercepat (red white jersey) tetap dipegang oleh Jamal Hibatulloh dari KFC Cycling Team. (Ant/SU02)

Loading...
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama