Gubernur Sumbar Lepas Karateka ke Kejuaraan Dunia di Spanyol

0
20
Huggies Yustisio
Huggies Yustisio (kiri) bersama Ketua Umum Perguruan Karate Inkanas Sumbar, Irwan Prayitno, (kanan). (Foto: Istimewa)

PADANG, SERUJI.CO.ID – Gubernur Sumatera Barat yang juga Ketua Umum Perguruan Karate Inkanas Sumbar, Irwan Prayitno melepas karateka berprestasi Huggies Yustisio yang menjadi salah satu perwakilan Indonesia dalam kejuaraan dunia World Karate Federation (WKF) di Barcelona, Spanyol pada 25 sampai 29 Oktober 2017.

Huggies adalah salah satu atlet dari 18 karateka yang diutus untuk mewakili Indonesia dalam ajang kejuaraan dunia tersebut, maka dari itu ia berpesan agar seluruh atlet dapat bermain dengan maksimal dan membawa hasil yang optimal, katanya di Padang, Selasa (3/10).

“Semoga para atlet bisa menjalani pertandingan tanpa hambatan dan dapat meraih hasil sesuai dengan target yang diharapkan,” ujarnya.

Selain itu, ia juga berpesan dalam mencetak atlet berprestasi diperlukan banyak pengalaman pertandingan, karena dengan itu atlet mempunyai pola pertandingan yang beragam.

Atlet berprestasi akan terbentuk dengan sendirinya karena mempunyai pengalaman bermain yang tinggi, ditambah dengan latihan yang rutin.

Sementara itu, Huggies Yustisio mengatakan terpilihnya ia menjadi salah satu atlet untuk mewakili Indonesia di kejuaraan dunia ini merupakan hasil dari proses tahap demi tahap dalam memenangkan pertandingan.

“Kejuaraan demi kejuaraan saya menangkan dan akhirnya saat ini saya terpilih menjadi salah satu atlet perwakilan Indonesia untuk kejuaraan dunia,” tambahnya.

Untuk target, ia menyebutkan akan berjuang semaksimal mungkin untuk meraih medali emas di kejuaraan tersebut.

Huggies merupakan salah satu karateka masa depan Sumbar yang berasal dari Solok. Sebelum meraih emas di Kejurnas Karate Piala Panglima TNI, Huggies adalah peraih emas Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2017.

Kemudian ia pernah mendapatkan perak di Kejuaraan karate Malaysia Open 2016. Selain berprestasi di bidang karateka, Huggies juga berprestasi di bidang akademik dengan menjadi juara II Olimpiade Geografi di Universitas Andalas 2016 dan juga tercatat sebagai anggota Paskibraka. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Khofifah-Emil

Khofifah-Emil Lengkapi Berkas Pendaftaran di KPU Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Pasangan bakal calon gubernur dan wakilnya untuk Pemilihan Kepala Daerah Jawa Timur 2018, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak, melengkapi berkas persyaratan pendaftaran...

Ketua MPR: Wujudkan Agenda Reformasi Belum Terwujud

CIAMIS, SERUJI.CO.ID - Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengajak seluruh masyarakat mewujudkan agenda reformasi yang belum terwujud seperti masih adanya kesenjangan ekonomi dan politik serta...
Kebun Raya Mangrove

Pertama di Asia Tenggara, Kebun Raya Mangrove Dibangun di Surabaya

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Pemerintah Kota Surabaya menindaklanjuti pengembangan kawasan Wisata Wangrove Wonorejo menjadi Kebun Raya Mangrove (KRM) yang pertama di Asia Tenggara. Wali Kota Surabaya Tri...
Penggelapan dana

Jaksa Tahan Tersangka Korupsi Proyek Transmigrasi Trumon

TAPAKTUAN, SERUJI.CO.ID - Penyidik Kejaksaan Negeri Aceh Selatan menahan dua tersangka dugaan korupsi pembangunan lokasi transmigrasi di Despot Ujong Tanoh, Gampong Ujung Tanoh, Kecamatan Trumon. Kajari...
sandiaga Uno

Sandiaga: Polisi Profesional Tangani Kasus Penggelapan Lahan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menilai penyidik Polda Metro Jaya menangani kasus penggelapan lahan tanah secara profesional. "Saya khusnudzon punya prasangka baik...
loading...
tweet

Berjilbab Tapi Korupsi, Bukan Najwa Shihab

"Esensi Islam tidak terletak pada Pakaian yg dikenakan tapi pada Akhlak yg dilaksanakan (Gus Dur) Berhijab tp Korupsi, Najwa Sihab tak berhijab dapat Penghargaan Tokoh...
sumber: harianterbit

Peringatan 44 Tahun Peristiwa MALARI: Mengembalikan Reformasi yang Kita Mau

Pada 15 Januari 2018 lalu, bertepatan dengan 44 tahun Peristiwa 15 Januari 1974 yang lebih dikenal dalam catatan sejarah sebagai Peristiwa Malapetaka Lima Belas...

Orang yang Tidak Bisa Dipercaya Selama-lamanya

Apakah kita harus terus menerus berprasangka baik dan mempercayai seseorang? Allah memberi pelajaran penting : ada orang yang tidak bisa dipercaya selamanya, karena bukti-bukti...