Wehrlein Tak Ikut Tes Pra-Musim

LONDON – Pascal Wehrlein, pembalap untuk Sauber, akan melewatkan tes pra-musim Formula 1 pertama karena masih cedera punggung akibat kecelakaan bulan lalu.

Pembalap Jerman usia 22-tahun, yang pada 2016 membela tim Manor, mengalami kecelakaan dalam Race of Champions di Miami. Mobilnya terguling setelah bertabrakan dengan mobil Felipe Massa pembalap Williams.

Tes pra-musim pertama dijadwalkan berlangsung di Barcelona dari 27 Februari sampai 2 Maret. “Maaf, saya tak bisa ikut. Kasihan tim saya. Namun, kami yakin akan kembali kuat,” kata Wehrlein, dikutip BBC.

Antonio Giovinazzi, pembalap ketiga Ferrari, diperkirakan menggantikan Wehrlein. Pembalap usia 23 tahun itu diperkirakan berpasangan Marcus Ericsson di Barcelona.

Wehrlein bergabung ke Sauber pada Januari setelah dari Manor. Kemungkina ia ikut balapan pertama musim 2017, Grand Prix Australia, 26 Maret.

EDITOR; Omar Ballaz

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Boneka Cantik dari Balaikota

Seperti drama korea (drakor), ada yang menangis ada yang tertawa. Akhirnya perburuan rekom PDIP untuk pilwali Surabaya mencapai antiklimaks, Rabu (2/9). And the winner is...Tri Rismaharini sebagai sutradara terbaik. Whisnu berusaha tatag, berdiri di depan kamera menghadap Megawati Soekarnoputri. "Aku tidak akan buang kamu, Whisnu," kata Mega.

Kalimantan, Tumpuan Indonesia ke Depan

Kalau ada orang orang memandang remeh Kalimantan, saya pastikan yang bersangkutan kurang banyak piknik di dalam negeri

Kolaborasi Jadi Kunci Perangi Disinformasi dalam Konten Digital

Asosiasi Media Siber Indonesia Jawa Timur (AMSI) Jatim berkolaborasi dengan Polda Jawa Timur, Pemprov Jatim dan Kodam V/Brawijaya berupaya bersama-sama memerangi hoaks melalui stakeholders meeting

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

TERPOPULER