Lukai Mekanik Sendiri, Ferrari Didenda 50 Ribu Euro

MANAMA, SERUJI.CO.ID – Ferrari didenda 50.000 euro (61.385 dolar AS) pada Ahad (8/4) setelah salah satu mekanik Formula Satu mereka ditabrak mobil Kimi Raikkonen sehingga menderita patah kaki selama pit stop Grand Prix Bahrain.

Raikkonen, yang berada di tempat ketiga, diberitahu untuk segera berhenti di pitlane sementara rekan setimnya Sebastian Vettel melanjutkan untuk kemenangannya.

Ferrari mengatakan, mekanik di roda belakang kiri, yang disebutkan hanya bernama Francesco, telah dilarikan ke rumah sakit dengan dugaan patah tulang fibula di tulang keringnya.

Dia tertabrak karena Finn salah memberi sinyal untuk melaju dengan hanya tiga ban telah diganti dan yang lain masih harus dipasang.

“Saya melaju ketika lampu berwarna hijau. Saya tidak melihat apa yang terjadi di belakang dan sayangnya dia terluka,” kata Raikkonen, juara dunia 2007.

“Pekerjaan saya adalah melaju ketika lampu mengatakan itu. Mudah-mudahan dia baik-baik saja.”

Finn masih duduk di dalam mobilnya untuk sementara waktu sebelum melangkah keluar sementara para mekanik memusatkan perhatian pada rekan setim mereka yang terkapar di lantai.

Ketua Ferrari, Sergio Marchionne, mengharapkan mekanik itu cepat pulih dalam pernyataan seusai balapan.

“Saya minta maaf kepada Kimi yang harusnya bisa selesai di podium,” tambahnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Enam Pilar Kemerdekaan Ekonomi Bangsa

Walaupun telah merdeka secara politik sejak tahun 1945, akan tetapi RI masih terus tergantung produk perusahaan-perusahaan asing hingga saat ini. Mulai dari bangun pagi ke bangun pagi berikutnya kita menggunakan dan mengkonsumsi produk-produk perusahaan asing. Mulai dari urusan remeh temeh seperti semir sepatu dan jarum jahit sampai urusan canggih-canggih seperti pesawat terbang dan gadged.

PT Semen Indonesia: Jebloknya Arus Kas Pasca Akuisisi Super Mahal Holcim

Akuisisi mestinya adalah sesuatu yang positif. Tetapi laporan keuangan terbaru SI berkata lain. Akuisisi justru menurunkan kinerja. Mengapa?

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

Akhirnya, Dahnil Anzar Bergabung di Pemerintahan Jokowi Sebagai Staf Khusus Menteri Pertahanan

Dahnil yang dikenal sangat keras mengkritisi pemerintahan Presiden Jokowi sebelumnya, mengaku baru ia yang ditunjuk Prabowo sebagai staf khusus yang berwenang di bidang Komunikasi publik pada bidang sosial ekonomi dan hubungan antara lembaga.

Begini Tanggapan “Santuy” Anies Baswedan Soal Karikatur “Terendam di Lem Aibon” Tempo

Menanggapi cover majalah Tempo yang sarat kritik tersebut, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjawab dengan "santuy". Berikut tanggapannya.

Istana Tegaskan Mantan Napi Tidak Bisa Jadi Dewan Pengawas KPK

Dengan penjelasan Fadjroel ini, maka terbantah rumor yang beredar bahwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Antasari Azhar akan dipilih Presiden Jokowi sebagai Dewas KPK.

Setelah Aibon, Ditemukan Anggaran Tinner dan Helm Anak SD Senilai Puluhan Miliar di RAPBD DKI

Disampaikan oleh Irma kejanggalan yang ia temukan tersebut justru setelah Gubernur DKI Jakarta melakukan evaluasi terhadap penganggaran dalam pertemuan dengan SKPD DKI.

TERPOPULER

Akhirnya, Dahnil Anzar Bergabung di Pemerintahan Jokowi Sebagai Staf Khusus Menteri Pertahanan

Dahnil yang dikenal sangat keras mengkritisi pemerintahan Presiden Jokowi sebelumnya, mengaku baru ia yang ditunjuk Prabowo sebagai staf khusus yang berwenang di bidang Komunikasi publik pada bidang sosial ekonomi dan hubungan antara lembaga.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

close