Indonesia Sisakan Dua Ganda Putra di Australia Terbuka

0
20
Pasangan ganda putra Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/Ade Yusuf Santoso (foto:bolasport)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Perwakilan tim Indonesia di putaran semifinal turnamen bulu tangkis Australia Terbuka 2018, hanya tersisa dua pasangan ganda putra, dari tujuh wakil yang ada di perempat final.

Berdasarkan laman Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), Jumat (11/5), dua pasangan ganda putra yang berhasil mewakili Indonesia di empat besar turnamen level Super 300 ini adalah Berry Angriawan/Hardianto dan Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/Ade Yusuf Santoso.

Berry/Hardianto sukses mengalahkan Masato Takano/Yoshiki Tsukamoto (Jepang) dalam pertarungan dua gim selama 30 menit yang berkesudahan dengan skor 21-10, 21-18.

Sementara itu, Wahyu/Ade melaju ke empat besar turnamen yang dihelat di Quay Centre, Sydney, Australia usai mengandaskan Choi Solgyu/Seung Jae Seo (Korea Selatan) 21-19, 14-21, 23-21.

Dua pasangan ganda putra tersebut, berpeluang menggelar partai final sesama Indonesia jika sukses melewati semifinal pada Sabtu (12/5) dengan hasil positif.

Di semifinal, Berry/Hardianto yang merupakan unggulan teratas, akan ditantang duet India, Manu Attri/Reddy B. Sumeeth. Sementara itu, Wahyu/Ade, akan menghadapi wakil Jepang Keiichiro Matsui/Yoshinori Takeuchi.

Kesuksesan dua pasangan ganda putra itu, sayangnya tidak mampu diikuti oleh lima wakil Indonesia lainnya yang harus menghentikan langkahnya di Sydney hanya sampai delapan besar.

Adapun lima wakil Indonesia tersebut, adalah dua tunggal putra senior Sony Dwi Kuncoro, Tommy Sugiarto, pasangan ganda putri Yulfira Barkah/Rosyita Eka Putri, duet ganda campuran Yantoni Edy Saputra/Marsheilla Gischa Islami serta tunggal putri Yulia Yosephin Susanto.

Di nomor tunggal putra, baik Tommy maupun Sony, sama-sama harus terjungkal di tangan wakil China. Tommy harus mengakui kekalahan dari Zhou Zeqi 12-21, 15-21, sedangkan Sony, menyerah dari Zhao Junpeng 8-21, 21-16, 17-21.

Sementara itu, di nomor ganda putri, Yulfira/Rosyita tak mampu memperoleh kemenangan atas duet Jepang unggulan satu, Misato Aratama/Akane Watanabe, 15-21, 13-21.

Di nomor ganda campuran, Yantoni/Marsheilla dibuat tak berdaya oleh pasangan Malaysia Chan Peng Soon/Goh Liu Ying 3-21, 10-21. Sedangkan tunggal putri Yulia Yosephin Susanto harus bertekuk lutut di bawah kaki Minatsu Mitani (Jepang) 14-21, 13-21. (Ant/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

RUU Antiterorisme Atur Ancaman Teroris Libatkan Anak

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Anggota Panitia Khusus Rancangan Undang-Undang tentang perubahan UU nomor 15 tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, Dave Laksono mengakui ada pasal...

Persebaya Alami Krisis Lini Belakang

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Kesebelasan Persebaya Surabaya mengalami krisis lini belakang saat menghadapi pertandingan "Derby Suramadu" melawan Madura United dalam laga pekan ke-10 Liga 1...
jokowi, joko widodo

RUU Terorisme Disahkan, Ini Tanggapan Presiden Jokowi

KUNINGAN, SERUJI.CO.ID - Presiden Jokowi memberikan tanggapan terkait Peraturan Presiden (Perpres) setelah disahkannya Revisi Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme menjadi Undang-Undang. "Perpres akan membahas teknis, hanya...

Pansus: Pemerintah Keluarkan PP Usai RUU Terorisme Disahkan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Panitia Khusus revisi UU nomor 15 tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, Muhammad Syafi'i meminta pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah...

DPR Setujui RUU Terorisme Jadi UU

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Rapat Paripurna DPR pada Jumat (25/5) pagi menyetujui Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan atas UU nomor 15 tahun 2003 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah...