Fitriani Awali Pertemuan Tim Uber Lawan Malaysia

BANGKOK, SERUJI.CO.ID – Pemain tunggal putri Fitriani akan mengawali penampilan tim Indonesia pada pertandingan penyisihan grup C melawan Malaysia dalam turnamen bulu tangkis Piala Uber di Bangkok, Thailand, Senin (21/5).

Dalam susunan tim yang daftarkan untuk pertandinngan yang dimulai pukul 14.00 waktu setempat, tim Indonesia menampilkan Fitriani, kemudian Greoria Mariska dan Ruseli Hartawan.

Untuk sektor ganda putri, Indonesia memasang pasangan peringkat enam dunia Greysia Polii-Apriyani Rahayu, dan Della Haris-Rizki Amelia Pradipta.

Fitriani yang dalam peringkat terbaru BWF berada di urutan ke-39, akan menghadapi Soniia Cheah yang lima tingkat di atasnya.

Meski demikian, dalam rekor pertemuan keduanya, Fitriani sudah dua kali mengalahkan Soniia Cheah, dan kalah satu kali.

Baca juga: Susy Harapkan Kekompakan Jadi Energi Tim Thomas-Uber

Di tunggal putri, rata-rata peringkat pemain Indonesia masih di bawah Malaysia, termasuk Gregoria Mariska yang akan menantang Goh Jin Wei.

Pada tunggal terakhir Malaysia menampilkan Kisona Selvaduray untuk melawan Ruseli Hartawan. Di ganda putri Indonesia lebih diunggulkan melalui dua pasangan yang berperingkat lebih baik dibanding Malaysia.

Greysia Polii- Apriani akan menghadapi Yea Ching Goh-Lee Meng Yean, sedangkan Della-Rizky melawan Ghow Mei Kuan-Vivian Hoo.

Sebelumnya, manajer tim Indonesia Susy Susanti menegaskan bahwa susunan pemain yang ditampilkan melawan Malaysia tersebut sudah melalui perhitungan untuk bisa memenangi pertandingan.

“Kami harus dapat menang atas Malaysia agar bisa lolos dari penyisihan grup,” kata Susi.

Sementara itu pada Piala Thomas, tim putra Indonesia baru akan tampil kembali pada Selasa (22/5) melawan Thailand, setelah pertandingan pertama berhasil melibas Kanada 5-0. (Ant/Su02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Bantahan Survei Kompas, Filsafat Ilmu dan Kisah Angsa Hitam

Cara saya berterima kasih kepada Kompas justru memujinya ketika benar dan mengkritiknya ketika salah. Dan saya berkesimpulan dengan ilmu yang saya pelajari, Kompas telah salah menarik kesimpulan dalam publikasi surveinya di bulan Maret 2019.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER