Tertahan Imbang, Pelatih: Pemain Bhayangkara Kurang Konsentrasi

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Pelatih Bhayangkara FC Simon McMenemy mengatakan kurangnya konsentrasi menjadi penyebab timnya diimbangi oleh tim tamu Persebaya Surabaya dengan skor 3-3 di pekan ke-15 Liga 1 2018 yang berlangsung di Stadion Perguruan Tinggu Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta, Rabu (11/7).

“Kami mencetak gol bagus di awal-awal pertandingan. Akan tetapi kami seperti kehilangan konsentrasi setelahnya, yang membuat kami kebobolan,” ujar Simon usai pertandingan di Stadion PTIK, Jakarta, Rabu (11/7).

Pelatih asal Skotlandia tersebut melanjutkan, para pemainnya tampak seperti memberikan gol mudah kepada lawan.

Hal itu pun membuat Simon merasa kecewa karena kehilangan momen mendapatkan tiga angka, meski Bhayangkara sempat unggul 2-0 lebih dahulu di laga tersebut.

“Memang hasil seri membuat rekor tidak terkalahkan kami di kandang semakin panjang. Namun, dengan segala hormat kepada Persebaya, saya lebih melihat skor imbang itu karena kesalahan kami sendiri dan bukan tentang apa yang lawan lakukan. Kami kehilangan poin karena hal itu,” tutur Simon.

Apa yang disampaikan Simon diamini pemain Bhayangkara Wahyu Subo Seto. Menurut Wahyu, tim berjuluk “The Guardian” terlalu asyik menyerang sehingga melupakan pertahanan.

“Kami seolah lupa pemain Persebaya sudah bersiap. Di sana ada penyerang Persebaya David da Silva yang sangat berbahaya di depan gawang,” kata Wahyu.

Bhayangkara FC ditahan imbang Persebaya Surabaya dengan skor 3-3 pada pertandingan pekan ke-15 Liga 1 2018 yang digelar di Stadion PTIK, Jakarta, Rabu (11/7).

Bhayangkara FC memimpin 2-0 terlebih dahulu melalui gol bunuh diri pemain Persebaya Rishadi Fauzi (17′) dan gol gelandang Vendry Mofu di menit ke-33.

Persebaya menyamakan kedudukan menjadi 2-2 berkat gol Osvaldo Haay (39′) dan Irfan Jaya (82′). Bhayangkara kembali di depan setelah Alsan Sanda melesakkan bola ke gawang Persebaya di menit ke-84, tetapi gol David Aparacido da Silva menggagalkan kemenangan Bhayangkara dan memebuat skor menjadi 3-3.

Hasil tersebut membuat Bhayangkara FC naik satu peringkat ke posisi keempat klasemen sementara Liga 1 2018 dengan 23 poin dari 15 pertandingan. Persebaya pun memperbaiki posisi ke peringkat ke-10 dengan 19 poin dari 14 laga. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Membangun Kembali Budaya Bahari

Penjajah meninggalkan perangkat pelanggengan penjajahan melalui persekolahan. Persekolahan tidak pernah dirancang untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Tidak Larang Demo Saat Pelantikan, Jokowi: Dijamin Konstitusi

Presiden Jokowi menegaskan bahwa pihaknya tidak melarang aksi unjuk rasa atau demonstrasi yang ingin dilakukan masyarakat, menjelang dan saat pelantikan Presiden-Wakil Presiden terpilih Pilpres 2019, pada tanggal 20 Oktober mendatang.

La Nyalla: Kongres PSSI Merupakan Momentum Mengembalikan Kedaulatan Voters

"Dengan hak suaranya di kongres, voters lah yang akan menjadi penentu hitam putihnya sepakbola negeri ini. Sebab, voters-lah yang memilih 15 pejabat elit PSSI untuk periode 2019-2023. Yaitu Ketua Umum, 2 Wakil Ketua Umum, dan 12 Exco," kata La Nyalla

Rhenald Kasali: CEO Harus Bisa Bedakan Resesi dengan Disrupsi

Pakar disrupsi Indonesia, Prof Rhenald Kasali mengingatkan agar pelaku usaha dan BUMN bisa membedakan ancaman resesi dengan disrupsi. Terlebih saat sejumlah unicorn mulai diuji di pasar modal dan beralih dari angel investor ke publik.

Ditengah Merapatnya Prabowo ke Jokowi, Sandiaga “Deklarasi” Kembali ke Gerindra

Sandiaga Uno yang sebelum Pilpres 2019 menyatakan keluar dari Partai Gerindra untuk berpasangan dengan Prabowo di Pilpres 2019, hari ini Selasa (15/10) menyatakan kembali ke partai asalnya tersebut.

Anda Penderita Tukak Lambung? Catat, Inilah Obat Pengganti Ranitidin Yang Telah Ditarik

Dari laman resmi BPOM yang diakses di Jakarta, Selasa (15/10), menyebut obat dengan Ranitidin saat ini ditarik secara sementara karena diduga mengandung cemaran N-Nitrosodimethylamine (NDMA) yang memicu kanker (karsinogenik).

Sesuai Anjuran Anies, Pemkot Jaktim Siapkan Trotoar Jatinegara Untuk Berdagang PKL

Pemerintah Kota Jakarta Timur saat ini sedang menyiapkan area trotoar di kawasan Jatinegara sebagai area bagi pedagang kaki lima (PKL). Hal ini dilakukan sesuat dengan permintaan Gubernur Anies Baswedan.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi