Sriwijaya FC Siap Hadapi Barito Putera

PALEMBANG, SERUJI.CO.ID – Pelatih Sriwijaya FC Alfredo Vera, optimistis timnya bakal memetik kemenangan pada laga kandang melawan Barito Putera di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Senin (12/11).

Alfredo dalam konferensi pers menjelang pertandingan di ruang media center Stadion JSC, Ahad (11/11), mengatakan timnya saat ini sudah jauh lebih baik karena jeda selama sepekan setelah laga terakhir dimaksimalkan untuk berlatih.

“Pekan ini kami fokus untuk taktik dan bermain seperti permainan yang saya inginkan. Baru pekan ini kami bisa berlatih dengan benar, karena biasanya hanya ada waktu satu atau dua hari untuk berlatih, lalu bertanding. Tentu ini tidak cukup,” kata Alfredo.

Menurut Alfredo, skuat Laskar Wong Kito sudah memahami pola permainan sesuai instruksi pelatih. “Kapan kita harus ‘press’, dan kapan kita harus main tempo. Tidak bisa cepat-cepat terus, dan sepertinya pemain sudah tahu,” ucapnya.

Terlepas dari persoalan taktik dan strategi, Alfredo yang baru menukangi SFC di tiga laga terakhir ini berharap pemainnya dapat tampil maksimal dan fokus untuk memetik kemenangan.

Menurutnya, setiap laga di depan mata di sisa kompetisi menjadi sangat penting layaknya pertandingan hidup-mati.

“Setiap pertandingan itu final, saya berharap tim dapat memaksimalkan setiap peluang yang ada,” ujar dia.

Sriwijaya FC akan melakoni laga berat menghadapi Barito Putera karena tidak akan diperkuat dua pemain pilarnya, yakni Alberto Goncalves dan Zulfiandi yang dipanggil bergabung dengan timnas Indonesia di ajang Piala AFF 2018.

Selain dua pemain itu, penyerang muda yang bermain moncer di laga melawan Perseru, M Ridwan masih mengalami cedera. Begitu pula dengan Syarian Abimanyu.

Sementara Barito Putera tidak akan diperkuat tiga pemain yang memperkuat timnas Piala AFF, yakni Hansamu Yama Pranata, Gavin Kwan Adsit, dan Rizky Rizaldi Pora.

Selain itu, ada satu pemain yang mengalami hukuman akumulasi kartu, yakni Douglas Ricardo Packer.

Berdasarkan klasemen sementara, Sriwijaya FC berada di peringkat 15 dengan meraih 33 poin atau satu strip di atas tiga tim yang berada di zona degradasi. Sementara Barito berada di peringkat 10 dengan 40 poin. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Jokowi, Propaganda Rusia dan Rand Corporation

Penggunaan istilah Propaganda Rusia ini menjadi masalah besar sebab dalam kapasitas apa Jokowi menyatakan hal tersebut? Apakah sebagai Presiden Republik Indonesia atau sebatas calon presiden (Capres)?

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.