Saat Lawan Persela, Persib Tak Akan Diperkuat Oh In-Kyun

BANDUNG, SERIJU.CO.ID – Persib Bandung dipastikan tak akan diperkuat gelandang serang, Oh In-Kyun, saat melawan Persela Lamongan dalam laga lanjutan Liga 1 Indonesia di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Senin (16/7) malam.

“Kita bisa bermain dengan nyaris semua pemain, hanya In-Kyun karena disanksi Komdis. Saya tidak mengerti kenapa, tapi it’s okay,” ujar pelatih Persib, Mario Gomez, di Graha Persib, Jalan Sulanjana Kota Bandung, Ahad (15/7).

Gomez mengatakan meraih poin sempurna atas Persela akan menjadi modal penting agar terus bisa merangkak ke posisi atas klasemen. Untuk itu, ia akan menginstruksikan anak asuhnya untuk tampil habis-habisan.

“Untuk besok saya ulangi akan menjadi laga yang penting dan lawan kuat, tapi kita ingin menang dan itu target utama kita,” kata dia.

Menurutnya, pertandingan melawan Persela bukanlah hal yang mudah, apalagi skuat Maung Bandung masih merasakan kondisi kelelahan setelah melawan Perseru Serui.

Dalam beberapa kali latihan, kata dia, para pemain Persib sudah memperlihatkan semangat untuk menghadapi dan memenangkan pertandingan besok.

“Iya ini tidak akan mudah bagi pemain, karena baru melakukan perjalanan 19 jam dan mereka harus bermain 40 jam setelahnya. Tapi It’s okay, saya lihat mereka siap dan ingin meraih kemenangan, itu yang penting,” kata dia. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Penggratisan Suramadu: Memperdalam Kekeliruan Kebijakan Pemerintah

"Kebijakan ini dibangun di atas paradigma benua, bertentangan dengan paradigma kepulauan. Dalam paradigma benua, kapal bukan infrastruktur, tapi jalan dan jembatan. Kapal disamakan dengan truk dan bis," Prof Danie Rosyid.

Mengkritisi Strategi Anti-Korupsi Para Capres

Debat capres putaran pertama telah usai. Terlepas paslon mana yang akan keluar sebagai juara dan berhak memimpin Indonesia dalam lima tahun ke depan, tulisan ini ingin mengkritisi ide dan gagasan para paslon seputar pemberantasan korupsi.

Bagaimana Kalau Prabowo Kalah Lagi?

Terpilih kembali atau tidaknya petahana adalah sebuah hal yang wajar di alam demokrasi. Karena tujuan dari pesta demokrasi, atau yang kita sebut Pilpres ini, adalah untuk mengukur kepuasan dan ketidakpuasan pada petahana.

Terpilih Secara Aklamasi, Sutopo Kristanto Pimpin IKA ITS Periode 2019-2023

Pria kelahiran Tulungagung, 25 Desember 1954 ini menggantikan Ketua Umum sebelumnya, Dwi Sutjipto yang merupakan Kepala SKK Migas. Adapun Sutopo sehari-harinya adalah Presiden Direktur PT Jaya Konstruksi.

“Tenggelamkan!” Yang Populer di Era Susi Pudjiastuti, Bakal Hilang di Era Edhy Prabowo

"Tenggelamkan!" yang selama 5 tahun belakangan akrab di telinga masyarakat, akan hilang pasca Susi tidak lagi menjabat sebagai Menteri KKP, digantikan politisi Gerindra, Edhy Prabowo.

Bantah Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, Begini Penjelasan Pemprov DKI

Malah kata Syaefuloh, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan peningkatan anggaran rehabilitasi total gedung sekolah secara signifikan, terutama pada 2017 sampai 2020

Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, PSI: Bukti Kepedulian Anies Sangat Rendah Pada Pelajar

Diungkapkan Anggara, bahwa untuk melaksanakan perhelatan balap mobil listrik tersebut, Pemprov DKI menganggarkan sebesar Rp1,16 triliun. Namun, anggaran sebesar itu ternyata diambil dengan cara memangkas anggaran lain yang jauh lebih penting.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close