Ribuan Bonek Kecewa Lantaran Tiket Persebaya vs Arema Ludes di Hari Pertama

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Ribuan Bonek yang rela mengantri berjam-jam untuk mendapatkan tiket di lokasi penjualan tiket Box di Kenjeran Park Surabaya, demi menyaksikan laga tim kesayangannya Persebaya Surabaya pada Ahad (6/5) mendatang melawan Arema FC, akhirnya harus kecewa. Pasalnya tiket yang disediakan panitia pelaksana langung ludes terjual di hari pertama pembukaan tiket box.

Berdasarkan pantauan SERUJI di lapangan, tampak ribuan Bonek yang tidak kebagian tiket melampiaskan kekecewaannya dengan melempar botol kemasan plastik dan mendobrak kaca loket penjualan tiket. Bahkan ada yang membakar kertas yang berada di dalam ruang loket pintu masuk Kenpark. Tampak seorang pelayan penjualan tiket tidak berani keluar ruang loket.

“Saya kecewa mas, sejak tadi sebelum loket dibuka saya sudah disini, belum dapat tiket, malah ahirnya tiba-tiba loket tutup karena sudah habis, kan masih siang ini, padahal ada tiga pintu loket yang dibuka di Kenpark ini,” ujar Arif Rahman warga asal Surabaya kepada SERUJI mengungkapkan kekecewaannya, Kamis (3/5).

Dikonfirmasi terpisah, Divisi Pengawas Tiketing Persebaya, Fando mengatakan tiket sudah habis lantaran membludaknya massa yang membeli tiket, bahkan pihaknya sebelumnya telah membuka tiga pintu loket, namun tiket untuk hari ini sudah ludes.

“Kalau sampai massa kecewa ya biasa, karena memang tiket untuk hari ini sudah habis, besok kita akan buka lagi ditempat ini, untuk pengamanan kita sudah ada tim dari kami, namun kita rasa ini tetap aman tidak sampai parah, Bonek sekarang sudah berubah,” terang Fando. (Devan/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Enam Pilar Kemerdekaan Ekonomi Bangsa

Walaupun telah merdeka secara politik sejak tahun 1945, akan tetapi RI masih terus tergantung produk perusahaan-perusahaan asing hingga saat ini. Mulai dari bangun pagi ke bangun pagi berikutnya kita menggunakan dan mengkonsumsi produk-produk perusahaan asing. Mulai dari urusan remeh temeh seperti semir sepatu dan jarum jahit sampai urusan canggih-canggih seperti pesawat terbang dan gadged.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER