PSS Sleman Waspadai Permainan Terbuka Persebaya

SLEMAN, SERUJI.CO.ID – Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiantoro, meminta para pemain asuhannya mewaspadai pola permainan terbuka Persebaya Surabaya saat laga lanjutan pekan kedelapan Liga 1 di Stadion Maguwoharjo pada Sabtu (13/7).

“Persebaya kalau lawan Persib bagus, bisa menang 4-0. Permainannya juga saling terbuka, artinya itu yang harus kita waspadai,” kata Seto di Sleman, Rabu (10/7).

PSS Sleman patut meningkatkan kewaspadaan, apalagi Tim sepak bola berjuluk “Super Elang Jawa” harus tampil tanpa bek Alfonso de La Cruz serta Rangga Muslim yang terkena akumulasi tiga kartu kuning.

Meski kehilangan dua pemain itu, menurut Seto, untuk menghadapi Persebaya telah disiapkan tiga pemain pengganti yakni Purwaka Yudhi, Asyraq Gufron, dan Ikhwan untuk memperkuat PSS.

“Kita kehilangan Alfonso, Rangga. Mudah-mudahan bisa kita antisipasi siapapun yang lain,” kata dia.

Untuk menghadapi laga pada Sabtu (13/7) depan, Seto meminta para pemain asuhannya pintar mencari peluang dan kreativitas di lini tengah. Tidak kalah penting naluri mencetak gol akan terus diasah. “Mudah-mudahan naluri itu tetap muncul terus,” kata Seto.

Selain itu, Seto meminta seluruh skuat PSS mengantisipasi seluruh trik permainan yang pernah diperlihatkan oleh tim berjuluk “Green Force” itu.

“Antisipasi apa yang pernah kita lihat. Kita mempersiapkan tim selain antisipasi juga bagaimana kita bermain. Saya ingatkan ke pemain selalu membaca permainan setiap game. Situasinya pasti berubah,” kata mantan juru taktik PSIM Yogyakarta ini.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Terpilih Secara Aklamasi, Sutopo Kristanto Pimpin IKA ITS Periode 2019-2023

Pria kelahiran Tulungagung, 25 Desember 1954 ini menggantikan Ketua Umum sebelumnya, Dwi Sutjipto yang merupakan Kepala SKK Migas. Adapun Sutopo sehari-harinya adalah Presiden Direktur PT Jaya Konstruksi.

“Tenggelamkan!” Yang Populer di Era Susi Pudjiastuti, Bakal Hilang di Era Edhy Prabowo

"Tenggelamkan!" yang selama 5 tahun belakangan akrab di telinga masyarakat, akan hilang pasca Susi tidak lagi menjabat sebagai Menteri KKP, digantikan politisi Gerindra, Edhy Prabowo.

Bantah Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, Begini Penjelasan Pemprov DKI

Malah kata Syaefuloh, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan peningkatan anggaran rehabilitasi total gedung sekolah secara signifikan, terutama pada 2017 sampai 2020

Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, PSI: Bukti Kepedulian Anies Sangat Rendah Pada Pelajar

Diungkapkan Anggara, bahwa untuk melaksanakan perhelatan balap mobil listrik tersebut, Pemprov DKI menganggarkan sebesar Rp1,16 triliun. Namun, anggaran sebesar itu ternyata diambil dengan cara memangkas anggaran lain yang jauh lebih penting.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close