PSMS Medan Dikalahkan Perserang Dengan Skor 0-1 Pada Babak Pertama

MEDAN, SERUJI.CO.ID – Tuan rumah PSMS Medan sementara ketinggalan 0-1 dari tamunya Perserang pada laga lanjutan Liga 2 Indonesia yang digelar di Stadion Teladan Medan, Sabtu (6/7) sore.

Meski sejak menit-menit awal tuan rumah berinisiatif menyerang, namun PSMS Medan malah terlebih dahulu ketinggalan melalui tendangan pemain tengah Perserang Hari Abrian pada menit ke-lima memanfaatkan bola liar dari tendangan sudut.

Tersentak dengan gol cepat tersebut, pemain PSMS mencoba untuk bangkit dan kembali mengatur permainan dengan menerapkan permainan cepat dalam upaya menyamakan kedudukan.

Namun pemain Perserang yang sudah unggul satu gol tampak bermain lebih tenang meski terus mendapat tekanan. Serangan demi serangan yang datang berhasil dihalau barisan pertahanan Perserang yang bermain lugas.

BACA JUGA:  Muhaimin: Piala Presiden Tonggak Kebangkitan Sepakbola Nasional

Hingga menit ke-20 upaya PSMS untuk menyamakan kedudukan belum membuahkan hasil. Bahkan pemain Perserang sesekali dapat menembus pertahanan PSMS yang dikomandoi pemain naturalisasi Mohamadau Alhadji Adamou.

Pada menit ke22, PSMS nyaris menyamakan kedudukan melalui Eki Fauzi. Namun sayang meski sudah berhadap-hadapan dengan kiper Perserang, pemain nomor punggung 22 tersebut gagal menjebol gawang lawan.

Eki Fauzi kembali mengancam gawang Perserang pada menit ke-32 melalui tendangan bebas, namun bola lambung sontekannya yang mengarah langsung ke mulut gawang berhasil ditepis kiper Perserang Galih Firmansyah.

Hingga turun minum kedudukan tetap tidak berubah 1-0 untuk keunggulan sementara tim tamu Perserang.

Sumber:Ant

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Nikmat Allah Jangan Dustakan

Kenapa anak itu bahagia? Karena dia tahu berterimakasih dan menghargai hadiah yang didapatnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Enam Pilar Kemerdekaan Ekonomi Bangsa

Walaupun telah merdeka secara politik sejak tahun 1945, akan tetapi RI masih terus tergantung produk perusahaan-perusahaan asing hingga saat ini. Mulai dari bangun pagi ke bangun pagi berikutnya kita menggunakan dan mengkonsumsi produk-produk perusahaan asing.

Terpilih Sebagai Ketua Kadin Surabaya, Ali Affandi: Tantangan ke Depan Sangat Komplek

Menurut putra pertama Ketua Kadin Jatim La Nyalla Mattaliti ini, tantangan Surabaya kedepan sangat komplek. Terlebih JP Morgan mengatakan bahwa pada tahun 2020 akan terjadi krisis global. Untuk itu, katanya, Surabaya harus menguatkan diri dan membentengi para pengusaha agar tetap berdaya dan berjaya.

Tegaskan NasDem Tidak Minta-Minta Jatah Menteri, Paloh: Jika Diperlukan Boleh

"Kami tidak pernah minta-minta menteri, tergantung presiden saja; diperlukan NasBem boleh, tidak diperlukan juga tidak apa-apa," kata Paloh

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Kongres V PDIP: Dihadapan Pimpinan Parpol, Mega Isyaratkan Puan Harus Jadi Ketua DPR RI

Mega mengisyaratkan kursi Ketua DPR RI akan diduduki oleh putrinya yang kini menjabat Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani.

Soal Impor Rektor, KSP: Yang Dimaksud Adalah Berkualifikasi Internasional Bukan Harus Asing

Deputi II Kantor Staf Presiden (KSP) Yanuar Nugroho menjelaskan, wacana pemerintah tersebut sebenarnya berkaitan dengan kualifikasinya berskala internasional, bukan soal kewarganegaraannya.

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Dewan Pers Ingatkan Media untuk Terus Kawal Janji Politik Yang Dilontarkan Pada Pemilu 2019

Menjelang Pemilu 2019 media sibuk membahas tentang persoalan pemilu, namun setelah pemilu media seakan-akan diam.

Nilai Tidak Etis Parpol Pengusung Prabowo Gabung Pemerintah, Begini Kata Pakar Hukum Tata Negara

Saat Pilpres 2019 saling rebut kekuasaan, lantas saat kalah bergabung ke yang menang. Tidak Etis. Kata pakar HKTN ini.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi