PSM Makassar Taklukkan Madura United 6-1

0
98
PSM Makassar
Tim PSM Makassar

MAKASSAR, SERUJI.CO.ID – Tuan rumah PSM menaklukkan Madura United dengan skor telak 6-1 pada laga terakhir di kompetisi Liga 1 di Stadion Gelora Andi Mattalatta Mattoanging Makassar, Sulawesi Selatan, Ahad (12/11) malam.

Enam gol kemenangan yang membuat tim “Juku Eja” menempati posisi ketiga klasemen akhir Liga 1 itu diciptakan Zulham Zamrun (menit ke-4), Titus Bonai (57), Wiljam Pluim (64) serta tiga gol dari M Rahmat pada menit ke-67,76 dan 78.

Sementara satu gol balasan dari Madura United dalam pertandingan tersebut dipersembahkan penyerang asing mereka yakni Thiago Furtuoso Dos Santos ketika pertandingan berjalan 35 menit.

Pelatih PSM Makassar Robert Rene Alberts, usai laga mengatakan kemenangan yang diraih di laga pamungkas ini memberikan kebahagian bagi dirinya, pemain tim, manajemen dan seluruh suporter yang selalu setia mendukung PSM.

“Saya bahagia sekaligus berbahagia untuk para pemain yang telah bekerja keras sehingga bisa meraih kemenangan. Saya dalam kesempatan ini pula mengucapkan banyak terima kasih kepada CEO PT PSM Munafri Arifuddin dan tentunya kepada para suporter,” katanya.

Ia menjelaskan, kemenangan ini tentunya patut dirayakan dan dinikmati bagi setiap pemain dan tim karena telah berkomitmen untuk bisa memberikan kemenangan bagi para suporter di laga terakhir kompetisi Liga 1 musim 2017.

“Saya hanya ingin merayakan kemenangan ini. Untuk agenda 2018, kita akan berbicara saat bertemu ke depan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, dirinya sekaligus memuji penampilan Syamsul Chaeruddin yang tampil menjanjikan pada pertandingan tersebut.

“Permainan seluruh pemain berjalan baik dan khusus untuk Syamsul, dia juga tampil seperti yang kita harapkan,” ujarnya.

Pelatih Madura United, Mario Gomes de Olivera mengakui laga kali ini memang lebih berat. Selain karena tampil di kandang lawan, timnya juga harus kehilangan hingga delapan pemain kunci yang tentunya membuat kekuatan Madura United menurun drastis.

“Pemain sudah berjuang sejak awal pertandingan hingga laga terakhir malam ini. Dan kami akui tidak sesuai harapan namun kami akan menatap musim depan dengan lebih baik,”ujarnya. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Jusuf Kalla

Wapres: Tahun Politik Tak Perlu Dikhawatirkan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan tahun politik menjelang Pemilu 2019 tidak perlu terlalu dikhawatirkan karena Pemerintah sudah berpengalaman menghadapi pesta demokrasi lima...
ganjar pranowo

Ganjar: Pilkada Jateng Bebas Gesekan

YOGYAKARTA, SERUJI.CO.ID - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meyakini Pemilihan Kepala Daerah di Jawa Tengah atau disebut Pilkada Jateng pada 2018 berlangsung aman dan bebas...

TKA di Nunukan Didominasi Warga Malaysia

NUNUKAN, SERUJI.CO.ID - Tenaga kerja asing (TKA) di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara mengalami peningkatan pada 2017 dengan dominasi warga berasal dari Malaysia. Kepala Seksi Pengawasan dan...
bpom

BPOM-ITS Kerja Sama Pengawasan Obat dan Makanan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) RI menjalin kerja sama dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Jawa Timur, untuk meningkatkan pengawasan...
OSO-Wiranto

Hanura Harap OSO-Wiranto Kompak Selamatkan Partai

PURWAKARTA, SERUJI.CO.ID - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Hanura Tridianto mengatakan seluruh kader partainya berharap Ketua Umum DPP Partai Hanura Oesman Sapta Odang (Oso) dan Ketua...
loading...
KH Luthfi Bashori

Tatkala Maut Menjemput

Tatkala maut akan menjemput kita, sudahkah kita mempersiapkan diri untuk itu? Teringat Nabi Dawud dalam gubahan kisah ringan, tatkala Beliau dikunjungi malaikat Izrail, maka terjadilah...

Mungkinkah Seruji Sebagai Media Masyarakat Wakaf?

Masyarakat Wakaf merupakan salah satu fundamental terciptanya instrumen ekosistem wakaf sebagai solusi percepatan pembangunan termasuk bidang pembangunan media online bagi ummat. Hingga hari ini wacana...
ujaran kebencian

UU ITE (perlu) Direvisi?

Dalil ujaran kebencian yang kerap digunakan polisi secara serampangan berpotensi menimbulkan persepsi negatif kepada pemerintah. Seakan-akan pemerintah melalui polisi sedang membungkam kritik dan kelompok...