PSIS Semarang Target Poin Penuh di Laga Pembuka Lawan Kalteng Putra

SEMARANG, SERUJI.CO.ID – PSIS Semarang menargetkan poin penuh di laga pembuka Kompetisi Liga 1 Indonesia 2019 saat menjamu Kalteng Putra di Stadion Moch. Soebroto Magelang, pada 16 Mei mendatang.

“Di laga pertama kami tentu tidak mau kecolongan, apalagi main di kandang sendiri,” kata General Manajer PSIS Semarang Wahyu Winarto di Semarang, Selasa (14/5).

Menurut dia, seluruh pemain sudah siap 100 persen untuk diturunkan dalam laga pembukaan itu.

Termasuk, lanjut dia, legalitas dokumen para pemain asing dan pemain yang baru saja bergabung.

Ia menuturkan PSIS pernah bertemu Kalteng Putra saat penyisihan Piala Presiden 2019.

Dalam pertemuan itu, PSIS menang tipis atas Kalteng Putra.

Wahyu menilai usai laga Piala Presiden tersebut, ada banyak perubahan yang dilakukan oleh Kalteng Putra untuk memperkuat skuatnya.

Oleh karena itu, kata dia, seluruh lini Kalteng Putra wajib diwaspadai pada pertandingan besok.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

NKRI Adil dan Beradab

Mempertentangkan syariat Islam dengan Pancasila adalah ahistoris dan tidak logis. Apalagi, faktanya, syariat Islam memang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan masyarakat Muslim Indonesia.

Kolaborasi Jadi Kunci Perangi Disinformasi dalam Konten Digital

Asosiasi Media Siber Indonesia Jawa Timur (AMSI) Jatim berkolaborasi dengan Polda Jawa Timur, Pemprov Jatim dan Kodam V/Brawijaya berupaya bersama-sama memerangi hoaks melalui stakeholders meeting

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.