PSIS Semarang Tahan Imbang Persebaya Dengan Skor 1-1

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Persebaya ditahan imbang PSIS Semarang dengan skor 1-1 pada pekan ketiga Liga 1 musim kompetisi 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Kamis (30/5) malam.

Dua gol pada laga tersebut masing-masing dicetak oleh Osvaldo Haay pada menit ke-28 dan gol balasan tim tamu dilesakkan Septian David Maulana pada menit ke-58.

Jalannya pertandingan babak pertama diawali kick off pemain tuan rumah yang kemudian mengambil inisiatif menyerang, bahkan pada menit pertama sudah memiliki peluang emas melalui Osvaldo Haay, namun gagal dituntaskan dengan baik.

Selepas peluang tersebut, hingga menit 25 tak ada lagi peluang tercipta, bahkan kedua tim terlihat bermain lebih hati-hati.

Nyanyian dan dukungan sekitar 40 ribu bonek mania yang hadir langsung di stadion menjadi modal Persebaya tampil terus menyerang, hingga akhirnya menit ke-28 gol perdana tercipta.

Osvaldo Haay yang berada di dalam kotak penalti tak menyia-nyiakan umpan tarik Ruben Sanadi dan melalui sundulan kepala mampu merobek jala Jandi Eka Putra.

Tertinggal 0-1, PSIS Semarang mencoba keluar dari serangan, termasuk memasukkan Shohei Matsunaga menggantikan Septinus Alua sekaligus menandai penampilan perdana eks pemain Persela Lamongan di Liga 1 musim kompetisi tahun ini.

Matsunaga harus absen di dua laga tim berjuluk “Mahesa Jenar” (julukan PSIS) karena menjalani masa hukuman dua kali dilarang bermain usai mendapat kartu merah di laga terakhir Liga 1 musim lalu.

Namun, tak ada gol tambahan tercipta dan skor 1-0 untuk tuan rumah bertahan hingga babak pertama berakhir.

Babak kedua berjalan, tim tamu yang tidak ingin pulang dengan tangan hampa berusaha menggempur pertahanan tuan rumah, serta memasukkan Bayu Nugroho untuk memperkuat lini tengah.

Menit ke-58, PSIS Semarang nyaris menyamakan kedudukan melalui Hari Nur Yulianto, namun tendagannya dari dalam kotak penalti masih digagalkan kiper Persebaya Abdul Rohim.

Petaka bagi tuan rumah terjadi di menit ke-74 setelah Septian David Maulana menyamakan kedudukan melalui sontekan kakinya memanfaatkan kiper Abdul Rohim yang terlanjur maju meninggalkan sarangnya.

Gol dari sisi kanan pertahanan “Bajul Ijo” (julukan Persebaya) sekaligus memanfaatkan kekosongan posisi yang ditinggal Novan Setya Sasongko akibat ditandu keluar lapangan karena cedera.

Pada 15 menit terakhir, pelatih Persebaya Djadjang Nurdjaman meminta pemainnya total menyerang, termasuk memasukkan M Hidayat menggantikan Misbakus Solikin yang memiliki masalah di kakinya.

Namun, hingga wasit Mochammad Adung asal DKI Jakarta meniupkan peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, skor sama kuat 1-1 tidak berubah.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Bendera dan Krisis Kepemimpinan

Menurut vexillology, bendera bukan sekedar selembar kain biasa. Jika dia berkibar bebas di angkasa, bendera menginspirasikan semangat kepemimpinan tertentu yang sublim dan sulit dibayangkan oleh mereka yang jiwanya terjangkar oleh tanah di bumi.

Promo Miras Holywings, Fahira: Ini Provokasi bukan Promosi

SERUJI.CO.ID - Anggota DPD RI yang juga Senator DKI...

Demo Penghina Nabi di India, Dua Remaja Tewas

SERUJI.CO.ID - Dua remaja Muslim tewas dalam kekerasan di...

Syafii Maarif dan Isu Perbudakan Spiritual

Bagi saya mendewa-dewakan mereka yang mengaku keturunan Nabi adalah bentuk perbudakan spiritual.

Innalillahi, Kembali Indonesia Berduka Guru Bangsa Buya Syafii Maarif Berpulang

Kabar duka kembali menyelimuti bangsa Indonesia dengan berpulangnya guru bangsa Buya Syafii Maarif pada hari hari ini, Jumat 27 Mei 2022.

Di Hari Kebangkitan Nasional Website Berisi Karya Denny JA Diluncurkan

Denny JA meluncurkan website 300 karyanya di website DENNY JA’s WORLD. Peluncuran webside ini bertepatan dengan hari Kebangkitan Nasional.

Pembunuhan Jurnalis: Selebriti Dunia Menuntut Pertanggungjawaban Pemerintah Israel

Lebih dari 100 selebriti dan artis mancanegara menuntut pertanggungjawaban pemerintah Israel terhadap pembunuhan jurnalis Shireen Abu Akleh.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Segarkan Wajah dengan A I U E O