Persiraja Banda Aceh Gagal Raih Nilai Penuh

BANDA ACEH, SERUJI.CO.ID – Persiraja Banda Aceh gagal meraih angka sempurna di kandang sendiri, setelah bermain kacamata 0 – 0 atas Persik Kendal dalam laga perdana Liga 2 di Stadion Dimurthala, Lampineung, Selasa (24/4) malam.

Hasil seri tersebut, Persiraja dan Persik sama -sama mengantongi poin satu dalam mengawali kompetisi kasta kedua di Tanah Air ini.

Para pemain tim besutan Akhyar Ilyas ini tampil dengan agresif sepanjang pertandingan, namun gagal mencetak gol. Banyak peluang yang diciptakan tetapi tak mampu menggetarkan gawang Persik yang dikawal Herlian Arif Laksono.

Di babak pertama, Mukhlis Nakata dan kawan-kawan terus menggempur pertahanan Persik yang dikoordinir Dendi Sembiring namun tak melahirkan gol.

Ketat dan rapatnya permainan tim besutan Eduard Tjong membuat sulitnya lini depan Persiraja mendapat ruang tembak yang baik, sehingga banyak tendangan yang melenceng dari gawang Kendal.

Sebaliknya, Persik yang fokus di lapangan tengah selalu berusaha dengan serangan balasan lewat umpan terobosan yang dialirkan ke pemain saya sempat beberapa kali mengancam gawang Rahmanuddin.

Disiplinnya Luis Irsandi di barisan belakang membuat pemain lini depan Persik sulit menerobos ke area finalti tim berjuluk laskar rencong ini.

Begitu juga, Rahmanuddi tampil cemerlang di bawah mistar, sehingga banyak menggagalkan tendangan pemain lini depan tim dari Jawa Tengah ini.

Di babak kedua, Persiraja tetap bermain offesif, namun serangan cepat yang dibangun lewat kerjasama yang apik tanpa penyelesaian akhir.

Terlebih lagi di ujung babak kedua, serangan gencar sering dilakukkan, namun di lini depan ada Vivi Asrizal dan M Fani Aulia meski mendapat peluang tetapi gagal dalam penyelesaian akhir.

Kecuali itu penampilan Herlian Arif di bawah mistar cukup cemerlang. Beberapa kali tendangan pemain Persiraja ini mampu dijinakkannya.

Pelatih Persiraja Akhyar Ilyas mengatakan bermain imbang di kandang sendiri adalah hasil yang kurang bagus.

Begitulah permainan sepakbola juga ada faktor keberuntungan. “Padahal permainan kita sudah agresif, tapi tidak berhasil mencetak gol,” katanya.

Diakuinya, di lini depan masih lemah, karena dua striker yaitu Fahrizal Dillah dan Viwi Dwipan mengalami cedera sehingga tidak bisa bermain. “Kita banyak menciptakan peluang, tapi tanpa penyelesaian akhir yang baik,” paparnya.

Selain itu, pertahanan Persik juga cukup rapat, sehingga membuat pamain Persiraja kurang leluasa untuk membobolkan gawang. Namun hanya mampu menciptakan peluang.

“Kita akan berjuang terus, sehingga laga ini menjadi modal menghadapi pertandingan selanjut untuk meraih kemenangan,” ujarnya.

Pemain tim Persiraja, Luis Isandi menyatakan para pemain sudah berjuang maksimal. Ini akan menjadi modal untuk pertandingan selanjutnya.

Sementara itu pelatih Persik Kendal, Eduard Tjong merasa puas hasil seri yang diperoleh timnya dari Persik Kendal.

“Kita sudah terbiasa dengan permainan offensif. Permainan anak sesuai intruksi,” sebutnya (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Kemcer Di Curug Cipeteuy

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....