Persipura Panggil Pemain Untuk Ikuti Seleksi

JAYAPURA, SERUJI.CO.ID –¬†Manajemen Persipura Jayapura telah mengumumkan nama-nama pemain sepak bola yang akan mengikuti seleksi untuk bergabung dengan tim kebanggaan masyarakat Papua tersebut di Stadion Mandala pada Sabtu (3/2).

Ketua Umum Persipura Jayapura Benhur Tommy Mano di Jayapura, Sabtu (3/2), mengatakan beberapa pemain Persipura U-19 juga turut dipanggil untuk mengikuti seleksi.

Para pemain U-19 tersebut, yakni Alvian Sani, Yusak, Rivaldo Tod Fere, Ronaldo Wanma, Yosi Maniagasi, Dani Asmuruf, dan Kevin Rumakey.

Benhur menjelaskan beberapa nama pemain lainnya yang dipanggil untuk seleksi, yakni I Nyoman Ansanay, Papua Komboy, Oto Kapissa (RBC) Reinhard Sokoy, Spieks Sokoy, Patrick Womsiwor (SSB Sentani), Maurits Hamadi, Abraham Meraudje (Ingros), Rian Flegon Ayomi, Yesaya Kogoya (Putra Pasific), Marsel (Tunas Muda Hamadi), Diego Warbakay (PSK Kayu Pulo), Erik Titaley (Waena FC), Cessa Yarangga (Nafri), Lodwyk Deda (Yoka FC).

“Para pemain yang dipanggil untuk mengikuti seleksi ini berdasarkan hasil pemantauan pelatih Piter Butler,” ujarnya.

Senada dengan Benhur Tommy Mano, Benti Madubun Media Officer Persipura Jayapura mengatakan ada beberapa pemain Papua yang bermain di klub luar juga dalam pantauan pelatih dan manajemen Persipura.

“Hanya saja, hingga kini belum ada kesepakatan antara pemain dan manajemen, selain itu Elvis Herewan, Boaz Ataruri, serta Viktor Pae, juga akan ikut seleksi bersama pemain lain,” katanya.

Bento menambahkan pada ajang seleksi ini, pelatih Piter Butler akan menentukan pemain-pemain yang akan direkrut untuk bergabung dengan Tim Persipura.

Oleh karena itu, diharapkan kepada pemain untuk tampil yang terbaik dan dapat mengeluarkan semua kemampuan agar dapat dilirik oleh pelatih. (Ant/SU03)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Soal Publikasi Reuni 212: Kebebasan Pers di Era Media Sosial

Reuni 212 jelas peristiwa besar, jika dilihat banyaknya massa yang berkumpul. Ia juga jelas peristiwa besar jika dilihat dari tertib dan disiplin massa itu. Namun jelas pula Reuni 212 bukan peristiwa netral.

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Serangan Jantung, Tidak Hanya Disebabkan Oleh Kolesterol

Kolesterol yang tinggi memang penting sebagai faktor risiko, penyebab serangan jantung, tapi perlu diketahui bahwa kolesterol tidak berdiri sendiri, ada faktor risiko lain.

Sambut Konferwil AMSI Jatim, Begini Pesan Kapolda Jawa Timur

"Saya terima kasih teman-teman dari AMSI, mudah-mudahan bisa mengawal suplai berita kepada masyarakat dalam koridor jurnalistik yang tetap menjaga objektifitas. Saya senang sekali bisa audiensi dan bersilaturahmi," kata Irjen Fadil di Mapolda Jatim

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

TERPOPULER