Persijap Jepara Target Gelar Laga Uji Coba Maksimal Tiga Kali

JEPARA, SERUJI.CO.ID – Tim Persijap Jepara, Jawa Tengah, menargetkan menggelar laga uji coba maksimal tiga kali untuk mengetahui kemajuan masing-masing pemain setelah menjalani program latihan serta pemantauan kemampuan pemain seleksi.

“Kami menargetkan bisa menggelar laga uji coba antara dua hingga tiga kali,” kata Pelatih Persijap Jepara, Fabio Oliviera di Jepara, Selasa (18/6).

Ia mengatakan, tim lawan untuk uji coba tim luar daerah, bisa dari tim liga 3 atau liga 2. Setidaknya bisa digelar laga uji coba dua kali kandang dan sekali tandang.

Untuk sementara sudah ada tim lokal Jepara yang mengajak uji tanding.

Ia mengungkapkan pada pekan ini program latihan lebih ditingkatkan bersamaan dengan pemain lokal maupun dari luar Jepara yang mengikuti unjuk kemampuan.

Seleksi pemain selama ini belum ada pencoretan karena pemain dinilai masih bisa menunjukkan kemampuannya sehingga menjadi pertimbangan pelatih.

“Hingga kini para pemain memang masih menunjukkan kemampuan terbaiknya,” ujarnya.

Pemain baru yang ikut dalam seleksi, di antaranya adalah M Nico, mantan pemain Barito Putra dan Abdul Malik dari Persikabo.

Selain itu, ada tiga pemain asal Papua yang akan bergabung, di antaranya dari Persipura dua pemain dan dari Perseru satu pemain.

Sementara itu, Presiden Klub Persijap Jepara Esti Puji Lestari membenarkan rencana penambahan pemain minimal 25 yang harus dimiliki termasuk pemain muda, karena aturannya hanya boleh mengontrak lima pemain senior dan yang masuk daftar susunan pemain (DSP) baru tiga pemain.

“Dimungkinkan pemain yang menjadi incaran merupakan pemain asal Papua,” ujarnya.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Pendidikan Antikorupsi di Perguruan Tinggi

Menurut Laode M Syarif, saat ini 68% pelaku korupsi merupakan lulusan perguruan tinggi. Makanya, perguruan tinggi harus bertanggungjawab atas kejahatan korupsi yang dilakukan lulusannya.

Bisa Terima Capres Yang “Ikut” Perayaan Natal, Kenapa Keberatan Jika Hadiah Lomba dari Denny JA?

Karena sifat lomba ini yang sedemikian terbuka, tentu pihak-pihak yang mendukung wacana "NKRI Bersyariah" ini dapat juga menulis pemikirannya dan ikut serta dalam lomba ini. Apalagi jelas-jelas topik yang dilombakan ini adalah MENGUPAS esai yang ditulis Denny JA. Apakah mengupas dalam koteks setuju dengan tesis Denny JA, maupun tidak bersepakat dengannya.

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

Boneka Cantik dari Balaikota

Seperti drama korea (drakor), ada yang menangis ada yang tertawa. Akhirnya perburuan rekom PDIP untuk pilwali Surabaya mencapai antiklimaks, Rabu (2/9). And the winner is...Tri Rismaharini sebagai sutradara terbaik. Whisnu berusaha tatag, berdiri di depan kamera menghadap Megawati Soekarnoputri. "Aku tidak akan buang kamu, Whisnu," kata Mega.

Pria 57 Tahun di Bogor: Jari Kaki Terasa Kaku, Bekas Luka Menghitam dan Bersisik

Dok, jari-jari kaki saya terasa kaku, agak mati rasa kadang nyeri, terus kaki kanan di atas mata kaki awalnta gatal saya garuk luka, sekarang sembuh tapi kulitnya jadi bersisik dan menghitam. Ini indikasi apa ya dokter?

Bukan Hoaks, Paket Internet 10GB Hanya Rp10 dari Telkomsel Untuk Pelajar

PT Telkomsel kembali meluncurkan paket data internet sangat murah untuk pelajar Indonesia yang sedang memjalani proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Paket internet yang diberi nama Kuota Belajar 10GB, bisa didapatkan hanya seharga Rp10 (sepuluh rupiah).

TERPOPULER