Persija Tundukkan 10 Pemain Borneo Dengan Skor 2-0


JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Persija Jakarta menundukkan Borneo FC yang diperkuat 10 pemain selama lebih dari 50 menit dengan skor 2-0 dalam laga lanjutan Liga 1 2018 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (14/4).

Dua gol Persija dalam pertandingan tersebut dicetak oleh bek asal Brazil Jaimerson da Silva Xavier di menit ke-40 dan gelandang berkewarganegaraan Nepal Rohit Chand di menit ke-63.

Sementara Borneo FC bermain dengan 10 pemain setelah bek Leonard Tupamahu dikartu merah oleh wasit pada menit ke-49.

Persija, yang menurunkan deretan pemain terbaiknya seperti Marko Simic, Riko Simanjuntak, Rohit Chand dan Ismet Sofyan langsung mendapatkan peluang bagus pada menit keenam. Namun tendangan Marko Simic melambung di atas gawang Borneo yang dikawal Muhammad Ridho.

Peluang kembali datang dua puluh menit kemudian, kali ini melalui Ramdani Lestaluhu. Mendapatkan bola liar di luar kotak penalti Borneo, gelandang berusia 25 tahun itu melepaskan sepakan keras yang harus ditepis dengan susah payah oleh Muhammad Ridho.

Borneo, yang tampil dengan duet penyerang Titus Bonai dan Lerby Eliandry memiliki kesempatan emas di menit ke-29. Akan tetapi, tendangan Titu Bonai di depan gawang setelah sebelumnya berlari sendiri melewati beberapa pemain Persija hanya mengenai tiang gawang.

Gol bagi Persija Jakarta akhirnya datang di menit ke-40. Jaimerson yang menjadi eksekutor tendangan bebas melesakkan bola ke gawang Borneo.

Tidak ada lagi gol tercipta setelahnya. Skor 1-0 untuk keunggulan tim Macan Kemayoran pun bertahan hingga paruh pertama selesai.

Dengan dukungan lebih dari 20.000 pendukung setianya, The Jakmania, Persija memulai paruh kedua dengan percaya diri. Gelombang serangan yang mereka bangun membuat pemain Borneo FC terpaksa melakukan pelanggaran yang berbuntut dikartu merahnya Leonard Tupamahu empat menit setelah babak kedua berjalan.

Untuk menambah daya serang, pelatih Persija Stefano “Teco” Cugurra memasukkan Addison Alves menggantikan Novri Setiawan di menit ke-59.

Empat menit setelah Addison turun ke lapangan, Persija berhasil membuat gol tambahan dan menjadikan skor 2-0, kali ini melalui sundulan Rohit Chand memanfaatkan sepakan pojok Riko Simanjuntak.

Usai gol itu, Persija sempat mendapatkan beberapa peluang, tetapi tak ada gol lain yang mereka torehkan. Pertandingan berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan Persija yang berhak atas tiga poin.

Bagi Persija, ini adalah kemenangan keduanya di Liga 1 2018 dari empat pertandingan. Sementara untuk Borneo FC, kekalahan itu merupakan yang pertama setelah melalui empat laga Liga 1 2018.

Berikut susunan pemain kedua tim.

Persija Jakarta: Andritany Ardhiyasa, Ismed Sofyan (kapten), Jaimerson da Silva, M. Rezaldi Hehanusa, Maman Abdurahman, Novri Setiawan (Addison Alves, 59′), Riko Simanjuntak, Rizky Ramdani Lestaluhu (Yan Pieter, 72′), Rohit Chand, Sandi Darma Sute (Asri Akbar, 81′), Marko Simic.

Cadangan: Daryono, Vava Mario Yagalo, Asri Akbar, Fitra Ridwan, Yan Pieter, Addison Alves de Oliveira, Bambang Pamungkas.

Borneo FC: Muhammad Ridho, Abdul Rahman, Azamat Baimatov, Diego Michiels (kapten), Leonard Tupamahu, Abrizal Umanailo (Marlon da Silca, 66′), Julian Alex Faubert, Mahadirga Lasut (Mohamadou Alhadji, 50′), Srdan Lopicic, Lerby Aliandry, Titus Bonai (Ahmad Maulana, 84′).

Cadangan: Nadeo Arga Winata, Firdaus Ramadhan, Mohamadou Alhadji, Ahmad Maulana Putra, Sultan Samma, M. Sihran Amarullah, Malon da Silva de Moura. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Potret Pengelolaan BUMN: Prinsip GCG vs Managemen “Koncoisme”

Fenomena pengelolaan BUMN dan BUMD yang tidak mengindahkan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip GCG sangat potensial membawa kerugian dan kebangkrutan terhadap perusahaan BUMN dan BUMD yang bersangkutan.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

Inilah Tulisan AR Baswedan Bantah Tudingan Gerakan Islam Bertentangan dengan Pancasila

AR Baswedan menyebut, pihak-pihak yang sering mempertentangan gerakan Islam dengan Pancasila justru adalah pihak-pihak yang pada hakikatnya tidak paham Pancasila. Justru sebaliknya, pemuka-pemuka ahli pikir Islam memberi pengertian-pengertian yang baik tentang Pancasila yang keluar dari keyakinan yang kuat.

Antisipasi Pelambatan Ekonomi, Ketua DPD Kumpulkan Kadin Provinsi se Indonesia

“Saya sengaja mengumpulkan para ketua umum Kadin provinsi, karena hari ini kita menghadapi masalah serius di sektor dunia usaha dan dunia industri," kata La Nyalla

Kontroversi Omnibus Law, Fahira: Wujud Frustasi Pemerintah atas Kemendegkan Ekonomi

Omnibus Law RUU Cipta Kerja (sebelumnya Cipta Lapangan Kerja atau Cilaka) dinilai sebagai bentuk rasa frustasi pemerintah atas kemandegkan ekonomi yang terjadi lima tahun belakangan ini.

TERPOPULER

close